Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kue Lapis Surabaya, Berasal dari Hidangan Penutup Bangsa Eropa

Fajar Yuliyanto • Kamis, 5 Desember 2024 | 19:38 WIB

 

 

Kue lapis Surabaya atau spiku awalnya dibawa bangsa Eropa dan menjadi hidangan penutup.
Kue lapis Surabaya atau spiku awalnya dibawa bangsa Eropa dan menjadi hidangan penutup.

RADAR SURABAYA - Kue Lapis Surabaya atau Spiku menjadi jajanan dan oleh-oleh khas Surabaya.

Spiku dibawa oleh bangsa Eropa ke Indonesia. Kue tersebut dijadikan sajian makan penutup.

Pemerhati sejarah Nur Setiawan mengatakan, kue lapis Surabaya merupakan kue tradisional yang mulai dikembangkan sejak satu setengah abad lalu, tepatnya pada masa kolonial.

“Jadi kue ini lahir karena terinspirasi oleh kue lapis Eropa,” kata Wawan sapaan akrab Nur Setiawan.

Lebih lanjut, Wawan menjelaskan, awalnya kue bernama asli Spekkoek ini dibawa oleh orang-orang Belanda ke Indonesia sebagai sajian penutup, jamuan atau suguhan sore hari.

Kue tersebut kemudian mendapatkan sambutan dan pengaruh lokal.

Dengan berbagai keterampilan, orang-orang memodifikasinya menggunakan bahan-bahan lokal.

Termasuk menambahkan rempah agar sesuai lidah Nusantara yang tentunya semakin aroma serta cita rasanya.

Spiku kini banyak ditemui di sudut kota Pahlawan.

Dinamakan kue lapis Surabaya karena kue ini berbentuk kotak, bertumpuk tiga dengan warna kuning dan coklat.

Tekstur lembut, padat dan rasanya yang manis membuat kue ini banyak disuka masyarakat, anak-anak hingga dewasa.

“Biasanya kue lapis itu kerap dijumpai saat hajatan pernikahan, lebaran, Natalan atau perayaan-perayaan besar lainnya sebagai suguhan meja,” ujarnya.

Sedangkan di Surabaya untuk membuat kue lapis tempo dulu ini dapat jumpa di kawasan Peneleh atau Genteng.

“Mereka memproduksi kue Lapis Surabaya secara turun temurun dan kue lapis khas Surabaya telah banyak mengalami perkembangan dengan berbagai varian dan sebutan,” pungkasnya. (jar/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Surabayapedia #Bangsa Eropa #hidangan penutup #oleh-oleh #lapis surabaya #spikul