RADAR SURABAYA - KH Ridwan Abdullah merupakan sosok kiai yang membuat lambang Nahdlatul Ulama (NU).
KH Ridwan Abdullah lahir pada 1 Januari 1884 di Kelurahan Alun-alun Contong, Bubutan, Surabaya.
Dia merupakan anak sulung dari enam saudara dari pasangan Kiai Abdullah dan Ibu Nyai Ma'rufah.
Semasa kecil KH Ridwan mendapatkan pendidikan di sekolah rakyat. Dia juga mendapatkan pendidikan di pesantren Jawa dan Madura.
"KH Ridwan Abdullah adalah tokoh pencetus pembuat lambang NU. Beliau asli Bubutan," ujar Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan kepada Radar Surabaya.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan KH Solahudin Azmi, KH Ridwan Abdullah mendapat petunjuk membuat logo tersebut dari wisik atau semacam mendapat wahyu malam hari.
"Beliau seorang ulama dan pendidik atau pengajar agama Islam. Karena di kampung Bubutan atau Kawatan ada pondok pesantren," terangnya.
Ia melanjutkan untuk makam KH Ridwan Abdullah berada di pemakaman umum Tembok, Surabaya.
Sosok KH Ridwan Abdullah selain sebagai pencetus lambang NU, juga merupakan tokoh yang berperan dalam mendirikan sekolah Nahdlatul Wathan di kawatan Bubutan.
Sekolah Nahdlatul Wathan didirikan oleh Kiai Wahab Hasbullah, Kiai Mas Mansyur, Kiai Mas Alwi dan Kiai Ridwan Abdullah pada tahun 1916.
"Prosesnya itu sejak 1914. Yang memiliki ide besar Kiai Wahab, kemudian bersama tiga kiai mendirikan Nahdlatul Wathan di Kawatan VI," ujar Kiai Solahudin Azmi beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, untuk tanah dan rumah yang digunakan merupakan wakaf dari Kiai Abdul Qahar.
Kiai Abdul Qohar sendiri merupakan warga Kawatan dan teman dekat Kiai Ridwan Abdullah salah satu pendiri NU.
"Kiai Abdul Qahar orang sugih (orang kaya) di Surabaya waktu itu. Rumahnya ada di Kawatan, Bubutan, hingga Tumenggungan," terangnya. (rus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari