RADAR SURABAYA - Di perempatan Coen Boulevard (kini Jalan Dr Soetomo) dan Darmo Boulevard (Jalan Raya Darmo) pada 9 November 1945 pernah terjadi peristiwa penting.
Peristiwa itu adalah ultimatum Inggris kepada warga Surabaya untuk menyerahkan senjata dan berkumpul mengangkat tangan.
Namun ultimatum tentara Inggris tidak dihiraukan arek-arek Suroboyo dan warga Surabaya.
Ketua Begandring Soerabaia Achmad Zaki Yamani mengatakan, pada 9 November 1945 Inggris menjatuhkan ultimatum di Surabaya dan menjadikan Coen Boulevard kini sekitar monumen Perjuangan Polri sebagai titik kumpul.
"Dimana orang Surabaya harus menyerah dan mengangkat tangan menaruh senjata. Tapi nyatanya tidak ada satupun orang Surabaya yang menyerah," ujarnya kepada Radar Surabaya.
Dia menambahkan, titik ini menjadi salah satu titik penting sejak era dahulu.
"Tidak hanya proklamasi Polisi dan salah satu poinnya tidak ada satupun orang Surabaya yang menyerah mengangkat senjata," tegasnya.
Kini perempatan Coen Boulevard-Darmo Boulevard menjadi perempatan yang ramai dilalui kendaraan tiap harinya. Di sekitarnya juga terdapat Monumen Perjuangan Polri. (rus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari