Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Misteri Pintu Air Jagir Surabaya: Penampakan Buaya Putih, Penghuni Gaib dan Fakta Sejarah

Jay Wijayanto • Rabu, 17 Juli 2024 | 13:49 WIB
Pintu air Jagir yang membendung aliran sungai Kalimas yang membelah Kota Surabaya.
Pintu air Jagir yang membendung aliran sungai Kalimas yang membelah Kota Surabaya.

RADAR SURABAYA - Pintu Air Jagir, sebuah bangunan bersejarah di Surabaya, tak hanya terkenal dengan fungsinya dalam pengendalian sungai, tetapi juga cerita-cerita mistis yang menyertainya.

Sejak didirikan pada era kolonial Belanda tahun 1917, Dam atau Pintu Air Jagir telah menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting di Kota Pahlawan.

Di balik usianya yang tua, tersimpan kisah-kisah misteri yang membangkitkan rasa penasaran banyak orang, salah satu yang paling terkenal adalah legenda tentang buaya putih.

Konon, terdapat seekor buaya putih raksasa yang menjaga Pintu Air Jagir. Buaya putih ini dipercaya sebagai penjelmaan dari seorang pangeran yang dikutuk.

Legenda ini memiliki beberapa versi, dengan beberapa versi yang paling populer adalah:

1. Versi Pertama: Pangeran dari kerajaan Majapahit yang dikutuk menjadi buaya putih karena pengkhianatannya kepada sang raja.

2. Versi Kedua: Seorang pangeran dari kerajaan Islam yang dikutuk menjadi buaya putih karena menikahi seorang putri duyung.

3. Versi Ketiga: Seorang pangeran dari kerajaan Blambangan yang dikutuk menjadi buaya putih karena kesombongannya.

Dikisahkan, buaya putih ini akan muncul di malam hari dan menerkam orang-orang yang tidak sopan saat melewati Pintu Air Jagir. Beberapa orang juga percaya bahwa buaya putih ini merupakan pertanda akan datangnya bencana alam.

Selain legenda buaya putih, Pintu Air Jagir juga diyakini dihuni oleh makhluk gaib lainnya.

Konon, sering terdengar suara tangisan wanita di malam hari, dan penampakan sosok wanita berbaju putih di sekitar pintu air.

Sosok ini diyakini sebagai arwah seorang wanita yang meninggal secara tragis karena bunuh diri di lokasi tersebut.

Selain legenda buaya putih dan penghuni gaib, Pintu Air Jagir juga memiliki cerita mistis lainnya, seperti:

1. Penampakan sosok hitam: Konon, di area sekitar pintu air sering terlihat sosok hitam yang gentayangan di malam hari.

2. Suara gamelan: Di malam hari, terkadang terdengar suara gamelan yang berasal dari arah pintu air.

3. Bau harum melati: Terkadang tercium bau harum yang tidak diketahui asal-usulnya di sekitar pintu.

Fakta Sejarah Pintu Air Jagir

Dibangun pada tahun 1890 oleh pemerintah Hindia Belanda, Pintu Air Jagir memiliki peran penting dalam pengendalian air dari sungai Kalimas yang membelah kota Surabaya.

Pintu air ini didesain oleh arsitek Belanda, H.W. Vrijlandt, dan menjadi salah satu contoh terbaik dari arsitektur kolonial Belanda di Indonesia.

Pintu Air Jagir memiliki 16 pintu air yang terbuat dari kayu jati dan baja.

Pintu-pintu ini dioperasikan secara manual dengan menggunakan roda gigi dan rantai. Pintu air ini berfungsi untuk mengatur aliran air dari Sungai Jagir ke Kalimas, yang membantu mencegah banjir di kawasan kota Surabaya.

Pintu Air Jagir: Antara Misteri dan Kenyataan

Penting untuk dicatat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung keberadaan buaya putih ataupun makhluk gaib di Pintu Air Jagir. Cerita-cerita ini kemungkinan besar hanyalah mitos yang berkembang dari mulut ke mulut dan dibumbui dengan imajinasi masyarakat.

Meskipun begitu, cerita-cerita mistis ini tidak mengurangi daya tarik Pintu Air Jagir sebagai tempat wisata.

Banyak orang yang datang ke Pintu Air Jagir tidak hanya untuk melihat bangunan bersejarahnya, tetapi juga untuk merasakan sensasi mistis yang konon menyelimuti tempat tersebut. (naf/mag/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#sungai kalimas #Sungai Jagir #pintu air jagir #misteri surabaya