Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Makam Gubernur Jenderal Pieter Merkus, Makam Pertama di Kompleks Makam Peneleh Surabaya dan Bergaya Gothic

M. Mahrus • Kamis, 6 Juni 2024 | 00:31 WIB

 

MASIH ASLI: Makam Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Pieter Merkus di Makam Peneleh, Surabaya berpagar besi motif gothic.
MASIH ASLI: Makam Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Pieter Merkus di Makam Peneleh, Surabaya berpagar besi motif gothic.

DI Makam Peneleh Surabaya terdapat makam seorang Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yakni Pieter Merkus.

Makam sang gubernur jenderal ke-47 penguasa koloni jajahan di tanah Jawa ini adalah makam pertama yang menempati kompleks Makam Peneleh saat dibuka pada 1 Desember 1847.

Pemerhati Sejarah Kota Surabaya Kuncarsono Prasetyo mengatakan, Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Pieter Merkus meninggal dunia di Rumah Dinas Gubernur di Simpang Straat atau sekarang adalah Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Pieter meninggal karena sakit pada 2 Agustus 1844. Sebagai penghormatan, makamnya diletakkan di makam elit warga Eropa dan para pejabat Belanda di Surabaya yang ada di Peneleh. 

Makam elit ini diberi nama De Begraafplaats Soerabaia atau komplek pemakaman Surabaya. 

"Dia sakit saat perjalanan dari Batavia (Jakarta, Red) ke Banyuwangi dan meninggal dunia di rumah Simpang atau Grahadi. Awalnya dimakamkan di dalam benteng Prins Hendrik (Jalan Benteng), sebelum dipindah ke Makam Peneleh," katanya kepada Radar Surabaya.

Ia menjelaskan, Pieter Merkus dimakamkan di area benteng Prins Hendrik pada tahun 1844.

Kemudian, makamnya dibongkar dan dipindah ke Makam Peneleh pada tahun 1847.

Sebagai penghuni pertama komplek pemakaman, makam Pieter Merkus menempati tempat yang istimewa.

Makamnya berada tepat di depan pintu masuk kherkhof (kuburan) dari Jalan utama Makam Peneleh.

"Kuburannya dikelilingi pagar besi bermotif gothic yang pernah dipakai di pemakaman Prins Hendriks," tutur Pegiat Sejarah Surabaya, Nanang Purwono.

Sementara untuk nisannya, berupa plat besi serata dengan tanah yang berenkripsi:

"Paduka Mr. Pieter Merkus, komandan orde Nederlandsche Leeuw, Ksatria Legiun Kehormatan Perancis, Gubernur Jendral Hindia Belanda, Panglima Angkatan Darat dan Angkatan Laut di sebelah timur Tanjung Harapan dan seterusnya.. wafat di rumah Simpang tanggal 2 Agustus 1844." (rus/nur)

Editor : Jay Wijayanto
#makam peneleh #gubernur jenderal #hindia belanda #pieter merkus