Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Jujur, Setelah Tak Sanggup Kasih Makan, Ular Piton Baru Dilaporkan

Administrator • Senin, 9 Juli 2018 | 23:28 WIB
Tak Jujur, Setelah Tak Sanggup Kasih Makan, Ular Piton Baru Dilaporkan
Tak Jujur, Setelah Tak Sanggup Kasih Makan, Ular Piton Baru Dilaporkan

SURABAYA –  Ular Piton yang ditemukan di sungai Perumahan Wisma Mukti Jalan Klampis Anom urung diambil alih petugas. Alasannya, pelapor tidak jujur. Penemuan  dilakukan sebulan lalu. Dilaporkan ke petugas lantaran sudah tidak sanggub membiayai makan ular tersebut.   


Penemu ular tersebut tak lain, M.Ikhsan, 48, salah satu Sekuriti perumahan elite tersebut.  Mulanya dia curiga dengan suara kemrisik di salah satu sungai yang ada di dalam perumahaan saat melakukan patroli pagi. “Kejadianya sekitar subuh,” terang Budiono, 44, yang juga merupakan sekuriti setempat.


Kemudian M.Ikhsan menelusuri sumber bunyi tersebut dan melihat satu ekor ular jenis Piton ini di pinggir sungai. Khawatir ular tersebut mengganggu warga perumahan, M.Ikhsan langsung memanggil rekan sekuriti lain untuk menangkap.


Berhasil ditangkap, ular tersebut dimasukkan dalam kandang dan ditaruh di samping pos Sekuriti. Hampir sebulan berlangsung, ular tersebut masih hidup di dalam kandang buatan. Karena ular butuh makan sementara sekuriti sudah tak memiliki dana untuk belanja makannya. Akhirnya sekuriti setempat memutuskan untuk melaporkan ular tersebut ke pihak yang berwenang. Harapannya ular bisa di bawa dan diamankan sebagaimana mestinya. ”Dulu pertama kali diberi makan habis lima ekor ayam, sekarang tinggal satu ekor ayam jika mulai lapar,” terang salah satu sekuriti Perum Wisma Mukti, Budiono.


Tidak lama setelah dihubungi melalui sambungan 112, petugas dari BPB Linmas dan Satpol PP setempat tiba di lokasi kejadian. Sayangnya saat hendak melakukan evakuasi kedua belah pihak memiliki perbedaan pendapat. Sehingga Budiono memutuskan untuk memending laporanya tersebut. ”Pihak linmas sudah membawa karung untuk mengangkat ular tersebut, tetapi pihak Satpol PP menahannya karena harus menghubungi atasan dan membawa juga pihak penemu ular untuk menjadi saksi,” keluh Budiono.


Tak mau lama-lama mendengar keributan antara kedua belah pihak, Budiono memutuskan membatalkan laporan tersebut. Kemudian kedua belah pihak pulang meninggalkan pos sekuriti tersebut.(son/rtn)

Editor : Administrator