Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kawal Putusan MK, Mahasiswa dan Masyarakat Jatim Long March dari Tugu Pahlawan ke DPRD Jatim

Rahmat Sudrajat • 2024-08-23 16:58:16
Aksi unjuk rasa mengawal putusan MK dan tolak politik dinasti di Tugu Pahlawan Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Aksi unjuk rasa mengawal putusan MK dan tolak politik dinasti di Tugu Pahlawan Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Gelombang aksi protes mahasiswa yang menolak pengesahan revisi UU Pilkada kembali dilakukan Jumat (23/8) pukul 10.00 WIB. Massa menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya.

Sebanyak 3.000 mahasiswa se-Jawa Timur akan turun ke jalan dimulai dari Tugu Pahlawan sebagai titik kumpul kemudian mereka akan long march sampai ke Jalan Indrapura lokasi DPRD Jatim.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair, Aulia Thariq Akbar mengatakan aksi tersebut tidak hanya dikuti oleh mahasiswa tapi bersama dengan elemen masyarakat dari seluruh Jawa Timur. Mereka menuntut tegaknya demokrasi dan konstitusi yang saat ini diseenaknya diakali oleh oligarki politik. 

"Tuntunan kami mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang UU Pilkada. Kemarin dapat kabar adanya pembatalan tapi kami terus kawal. Saat ini kita sama-sama tahu ada preseden buruk yang menunjukkan adanya kebijakan yang ditetapkan mendadak," kata Aulia Thariq, Jumat (23/8).

Pihaknya akan terus mengawal sampai dengan l 27 Agustus. Dengan harapan sebagai peringatan kepada steakholder agar tidak memperlakukan konstitusi seenaknya. 

"Saat ini darurat dan menjadikan peringatan agar tak seenaknya memperlakukan konstitusi," tegas pemimpin gerakan aksi protes tersebut.

Dia mengaku tidak ada kata terlambat untuk menyuarakan kebenaran dalam mengawal tegaknya konsitusi di negeri ini. Tuntutan utama yakni mendesak DPR dan pemerintah agar membatalkan revisi UU Pilkada dan mematuhi pada keputusan MK. Mendesak KPU untuk membuat PKPU berdasar pada putusan MK.

"Kami sudah melakukan konsolidasi secara besar kemarin Kamis untuk aksi hari ini (Jumat, Red). Dengan mendesak DPR dan pemerintah agar membatalkan revisi UU Pilkada dan mematuhi pada keputusan MK. Mendesak KPU untuk membuat PKPU berdasar pada putusan MK, " terangnya.

Aulia Thariq memastikan alasan aksi di DPRD Jawa Timur untuk bisa mengakomodir peserta dari daerah-daerah di Jawa Timur. Rencananya aksi tidak bergeser tetap di lokasi tersebut.

"Sejauh ini kesepakanan cuma di DPRD Jatim. Kami mikirnya DPRD yang cocok bisa mewakilkan bisa meneruskaan dari daerah daerah. Karena ini diikuti oleh 3.000 dari mahasiswa dan masyarakat se -Jawa Timur," pungkasnya. (rmt)

Editor : Lambertus Hurek
#Aksi Tolak Revisi UU Pilkada #Kawal Putusan MK #Mahasiswa Jatim tolak RUU Pilkada #Unjuk rasa di DPRD Jatim