Aktif Terlibat di Jejaring Riset Global, Alumni UNAIR Bangun Titik Jeda Global

Indra Wijayanto • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:14 WIB
BERPRESTASI: Afifah Nurrosyidah, Ph.D., alumni S1 Sistem Informasi FST UNAIR tahun 2017.(IST/RADAR SURABAYA)
BERPRESTASI: Afifah Nurrosyidah, Ph.D., alumni S1 Sistem Informasi FST UNAIR tahun 2017.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Kiprah alumni Universitas Airlangga (UNAIR) di kancah internasional tidak hanya tercermin melalui pencapaian akademik, tetapi juga kontribusi dalam membuka akses pendidikan dan pengembangan riset. Semangat tersebut diwujudkan oleh Afifah Nurrosyidah, Ph.D., alumni S1 Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR tahun 2017, yang mengembangkan pengalaman akademik lintas negara menjadi wadah pendampingan pendidikan dan penelitian melalui Titik Jeda Global.

Perjalanan Afifah dalam dunia akademik dan riset membawanya ke berbagai institusi di Indonesia, Jepang, dan Taiwan. Berbekal semangat belajar dan keinginan berbagi pengetahuan, ia terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, adopsi teknologi, dan perilaku pengguna. Pengalaman tersebut kemudian menjadi fondasi bagi kiprahnya dalam kolaborasi riset internasional sekaligus pendampingan bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin mengembangkan peluang pendidikan dan penelitian.

 

Dari UNAIR Menjelajah Dunia Riset Internasional

Ketertarikan Afifah terhadap dunia penelitian mulai berkembang ketika menempuh pendidikan magister di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pada masa studinya, ia memperoleh kesempatan menjalankan proyek penelitian di Kumamoto University, Jepang. Pengalaman tersebut menjadi salah satu titik penting yang memperluas perspektifnya mengenai riset dan perkembangan teknologi.

Berinteraksi dengan lingkungan akademik internasional turut mendorong Afifah untuk mendalami isu adopsi teknologi, khususnya bagaimana manusia berinteraksi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi. Pengalaman lintas negara tersebut juga memperkaya pemahamannya mengenai dinamika penelitian dalam lingkungan akademik yang berbeda.

 

Mendalami Adopsi Teknologi di Taiwan

Setelah menyelesaikan pendidikan magister, Afifah melanjutkan kiprahnya sebagai konsultan. Pengalaman profesional tersebut semakin memperkuat ketertarikannya untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan teknologi oleh pengguna.

Minat tersebut kemudian membawanya melanjutkan pendidikan doktoral di bidang Information Management di National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan. Dalam penelitian doktoralnya, Afifah berfokus pada adopsi teknologi dan perilaku pengguna, bidang yang menghubungkan teknologi, sistem informasi, dan aspek perilaku manusia.

 

Perluas Jejaring Riset Internasional

Perjalanan akademik di berbagai negara tidak hanya memperkuat kompetensi keilmuan Afifah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan akademisi dari berbagai institusi. Setelah menyelesaikan studi doktoral, ia tetap aktif menjalankan kegiatan penelitian sebagai Research Assistant dan terlibat dalam sejumlah kolaborasi riset internasional.

Salah satu proyek penelitian yang sedang dijalankannya merupakan kolaborasi bersama Universiti Malaysia Terengganu. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk terus mengembangkan keilmuan melalui pertukaran pengetahuan dan kerja sama lintas institusi maupun negara.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa jejaring akademik internasional dapat menjadi ruang untuk memperluas perspektif penelitian sekaligus mendukung pengembangan pengetahuan baru.

 

Titik Jeda Global, Berbagi Peluang Pendidikan

Pengalaman menempuh pendidikan dan menjalankan penelitian di luar negeri mendorong Afifah untuk membagikan pengetahuannya kepada mahasiswa dan akademisi lainnya. Bersama rekan-rekan dari komunitas mahasiswa Indonesia di luar negeri, ia mendirikan Titik Jeda Global, sebuah wadah yang membantu calon mahasiswa mempersiapkan studi lanjut, khususnya melalui peluang beasiswa pendidikan di luar negeri.

Melalui inisiatif tersebut, pengalaman akademik lintas negara yang dimiliki Afifah dapat menjadi bekal bagi calon mahasiswa dalam mempersiapkan langkah menuju pendidikan internasional.

 

Dari Beasiswa hingga Konsultasi Riset

Seiring berkembangnya kebutuhan mahasiswa dan akademisi, Titik Jeda Global memperluas cakupan layanannya ke bidang konsultasi penelitian. Pendampingan yang diberikan tidak lagi terbatas pada persiapan studi luar negeri, tetapi juga mencakup penyusunan proposal penelitian untuk kebutuhan beasiswa S3, pendampingan mahasiswa doktoral, serta persiapan publikasi ilmiah.

Saat ini, Afifah menjalankan peran sebagai Founder & Research Specialist di Titik Jeda Global, sekaligus tetap aktif dalam penelitian dan kolaborasi akademik internasional.

Melalui peran tersebut, ia berupaya menghubungkan pengalaman akademik dan profesional yang telah diperolehnya dengan kebutuhan mahasiswa serta akademisi yang ingin melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kapasitas penelitian.

Perjalanan Afifah dari bangku S1 Sistem Informasi UNAIR hingga meraih gelar doktor di National Cheng Kung University menjadi gambaran bahwa pendidikan dapat membuka peluang kontribusi di tingkat internasional. Pengalaman penelitian di Kumamoto University, kiprah profesional sebagai konsultan, serta keterlibatannya dalam kolaborasi riset lintas negara memperlihatkan pentingnya pengembangan kompetensi dan jejaring akademik.

 

Mengubah Pengalaman Menjadi Keberdampakan

Bagi Afifah, riset tidak hanya berkaitan dengan publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan, membuka akses pendidikan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui Titik Jeda Global, kegiatan penelitian, serta kolaborasi akademik internasional yang terus dijalankannya, Afifah menunjukkan bahwa pengalaman pendidikan dapat berkembang menjadi kontribusi yang menjangkau lebih banyak orang.

Kiprahnya sebagai alumni Sistem Informasi Universitas Airlangga sekaligus mencerminkan semangat untuk terus belajar, mengeksplorasi peluang, dan membagikan pengetahuan. Dari pengalaman akademik lintas negara hingga pendampingan pendidikan dan riset, Afifah Nurrosyidah terus berupaya menghadirkan manfaat bagi generasi berikutnya dalam meraih kesempatan pendidikan dan penelitian di tingkat global. (*)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
fst fakultas sains alumni Unair sistem informasi