RADAR SURABAYA – Perkembangan industri berbasis teknologi dan data membuka semakin luas peluang karier bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk lulusan Statistika. Kemampuan mengolah data, menganalisis informasi, dan menerjemahkan temuan menjadi dasar pengambilan keputusan menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di dunia kerja.
Salah satu alumni Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) yang menekuni bidang tersebut adalah Belindha Ayu Ardhani, alumni Program Studi S1 Statistika FST UNAIR angkatan 2017. Berbekal kompetensi statistika, Belindha kini berkiprah di industri teknologi dan mengembangkan karier di bidang data analytics dan strategi bisnis digital.
Dari Statistika UNAIR ke Industri Teknologi
Saat ini, Belindha berkarier sebagai Business Analyst di Gojek. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman sebagai Business Intelligence Associate di Shopee Indonesia.
Pengalaman di dua perusahaan teknologi tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional Belindha dalam mengembangkan kompetensi di bidang analisis data dan bisnis digital.
Perjalanan tersebut juga menunjukkan bahwa lulusan Statistika memiliki peluang untuk mengembangkan karier di luar pekerjaan yang secara langsung menggunakan pendekatan statistika konvensional.
Selama menempuh pendidikan di FST UNAIR, Belindha memperoleh dasar keilmuan statistika yang kemudian menjadi salah satu bekal dalam menghadapi dunia profesional. Selain kemampuan teknis, proses pendidikan juga membentuk kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah yang dibutuhkan ketika menghadapi persoalan bisnis yang kompleks “Bidang data tidak hanya membutuhkan kemampuan mengolah angka, tetapi juga kemampuan memahami permasalahan dan menerjemahkan hasil analisis menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan,” demikian gambaran kompetensi yang tercermin dalam perjalanan profesional Belindha.
Mengubah Data Menjadi Insight untuk Bisnis
Dalam menjalankan pekerjaannya, Belindha terlibat dalam proses pengolahan, analisis, dan visualisasi data untuk menghasilkan informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan bisnis. Data yang diolah tidak hanya digunakan untuk melihat kondisi bisnis, tetapi juga menjadi salah satu dasar dalam mengidentifikasi peluang pengembangan produk dan layanan serta memahami kebutuhan pengguna.
Perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa kompetensi statistika dapat diterapkan secara luas di dunia industri. Kemampuan mengolah data, melakukan analisis, berpikir kritis, serta memecahkan masalah menjadi keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan berbasis teknologi.
Melanjutkan Pengembangan Diri melalui Studi Internasional
Tidak berhenti pada pengalaman profesional, Belindha juga melanjutkan pengembangan kapasitas akademiknya ke tingkat internasional. Ia berhasil memperoleh Beasiswa LPDP–Australia Awards Scholarship (AAS) untuk melanjutkan studi di University of Sydney, Australia.
Kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan dirinya. Studi di lingkungan akademik internasional memberikan pengalaman untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan data dan strategi bisnis.
Perjalanan Belindha menjadi salah satu contoh bahwa lulusan Statistika memiliki ruang yang luas untuk berkembang di dunia kerja. Tidak terbatas pada bidang yang berkaitan langsung dengan statistika, kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan juga dapat diterapkan pada bidang data analytics, business intelligence, business analysis, hingga strategi bisnis digital.
Peluang Karier Lulusan Statistika di Era Digital
Bagi mahasiswa dan alumni FST UNAIR, perjalanan Belindha dapat menjadi gambaran mengenai beragam peluang karier yang tersedia di tengah perkembangan industri berbasis data. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat juga menuntut lulusan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Kiprah Belindha Ayu Ardhani di industri teknologi dan pencapaiannya dalam memperoleh kesempatan studi internasional menunjukkan bagaimana kompetensi akademik dapat dikembangkan menjadi kapasitas profesional yang relevan dengan kebutuhan global.
Melalui perjalanan tersebut, alumni FST UNAIR tidak hanya membawa kompetensi yang diperoleh selama masa pendidikan, tetapi juga turut menunjukkan kontribusi lulusan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan industri di era transformasi digital. (*)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya