RADAR SURABAYA – Peran ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak menjadi perhatian dalam kegiatan Bergema (Berbagi, Bergerak Bersama) yang digelar di Taman Harmoni, Jalan Keputihan Tegal Timur, Surabaya. Mengusung tema “Aku dan Bapakku”, kegiatan tersebut mendorong ayah untuk lebih aktif mendampingi anak melalui aktivitas belajar dan bermain.
Kegiatan Bergema mengajak keluarga memanfaatkan waktu bersama sebagai bagian dari proses pengasuhan. Ayah tidak hanya dipandang sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, kedekatan emosional, serta mendukung perkembangan anak.
Sejumlah aktivitas dikemas secara interaktif. Di antaranya permainan kolaboratif antara ayah dan anak, sesi parenting, edukasi perencanaan keuangan keluarga, serta kegiatan berbasis permainan atau play-based learning.
Anak-anak dan orang tua juga mendapatkan learning kit yang dapat digunakan kembali di rumah. Dengan demikian, proses belajar melalui permainan diharapkan tetap berlanjut meski kegiatan Bergema telah selesai.
Program tersebut digelar bersama Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional) dan menjadi bagian dari gerakan sosial The Human Safety Net yang digagas Generali Indonesia. Sepanjang 2026, Bergema ditargetkan menjangkau sekitar 1.000 anak dari keluarga rentan di 50 kota di Indonesia.
Baca Juga: Kiai Zakki Dikukuhkan Jadi Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia
Founder Komunitas Ibu Profesional Septi Peni Wulandani mengatakan, bermain merupakan cara alami bagi anak untuk belajar sekaligus membangun kedekatan dengan keluarga.
“Bermain adalah bahasa pertama anak. Setiap momen bermain sesungguhnya merupakan momen belajar, membangun komunikasi, dan mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak,” ujarnya.
Menurut Septi, tema “Aku dan Bapakku” menjadi momentum untuk mendorong semakin banyak ayah terlibat dalam pengasuhan. Kehadiran ayah dinilai memiliki peran penting dan tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak.
“Bukan sekadar membantu pengasuhan, tetapi menjadi bagian yang tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak,” imbuhnya.
Sementara itu, Head of Marketing and Communications sekaligus Program Manager The Human Safety Net Indonesia Devi Heriani menyebut keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk belajar dan berkembang.
Melalui kegiatan Bergema, orang tua dan anak mendapatkan ruang untuk belajar, bermain, serta bertumbuh bersama. Interaksi sederhana yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
Kegiatan Bergema di Surabaya merupakan bagian dari rangkaian program yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Gerakan sosial tersebut telah berjalan sejak 2018 dengan fokus pada pendidikan dan nutrisi anak, penguatan ketahanan keluarga, serta literasi dan perencanaan keuangan keluarga. (Sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan