Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat Belajar Menulis Opini bersama Pimred Radar Surabaya

Dimas Mahendra • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:22 WIB
INTERAKTIF: Pemimpin Redaksi Radar Surabaya Vega Dwi Arista berbagi ilmu tentang penulisan opini bersama SMA Progresif Bumi Shalawat. (DIMAS MAHENDRA/RADAR SURABAYA)
INTERAKTIF: Pemimpin Redaksi Radar Surabaya Vega Dwi Arista berbagi ilmu tentang penulisan opini bersama SMA Progresif Bumi Shalawat. (DIMAS MAHENDRA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Menulis opini tidak cukup hanya mengandalkan pendapat pribadi. Setiap pandangan yang dituangkan harus didukung fakta agar argumentasi yang disampaikan tidak berhenti pada asumsi.

Prinsip tersebut menjadi salah satu materi yang diberikan Pemimpin Redaksi Radar Surabaya Vega Dwi Arista kepada 12 siswa putra SMA Progresif Bumi Shalawat dalam pelatihan jurnalistik hari kedua di kantor Radar Surabaya, Rabu (30/9).

Baca Juga: Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat Ikuti Pelatihan Jurnalistik di Radar Surabaya

Vega menjelaskan, sebelum menentukan sikap terhadap suatu persoalan, penulis opini harus memahami kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Fakta tersebut kemudian menjadi pijakan untuk menganalisis persoalan, dampaknya terhadap masyarakat, serta solusi yang dapat ditawarkan.

“Opini harus menguasai dulu faktanya seperti apa. Dari situ nanti baru dituangkan mengenai bagaimana caranya kita menyikapi fenomena yang ada di lapangan,” ujar Vega.

Baca Juga: Kunjungan Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat ke YKAI Surabaya, di Rumah Kedua Pejuang Kecil Kanker, Harapan Terus Tumbuh

Menurut dia, berbagai persoalan di sekitar dapat dijadikan bahan tulisan. Misalnya, terkait penggunaan media sosial, pemanfaatan AI, bullying atau terkait literasi. Namun, persoalan tersebut harus dilihat secara utuh, mulai dari fakta di lapangan, dampaknya bagi masyarakat, hingga kemungkinan penyelesaiannya.

 “Semuanya runut, mulai dari fakta lapangan, jangan sampai mengira-ngira. Lalu analisanya bagaimana dan solusinya bagaimana,” jelasnya.

Baca Juga: Kunjungan Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat ke RS Menur Surabaya, Soroti Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Sejak Dini

Dalam momen tersebut, Vega juga melakukan interaksi dengan para siswa. Tentang penentuan tema hingga melihat cara penulisan opini mereka. Para siswa juga sangat bersemangat. Meski waktunya terbatas, namun mereka mampu memunculkan ide-ide kreatif dalam tema opininya.

Sementara itu, Guru Pendamping Redaksi Jurnal Pelajar (RJP) SMA Progresif Bumi Shalawat Ahmad Baharuddin Surya mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Sustainable Development Goals (SDGs) SMA Progresif Bumi Shalawat.

Baca Juga: Asah Skill Jurnalistik Sejak Dini, Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo Belajar Langsung di Radar Surabaya

Sebanyak 12 siswa kelas XI yang tergabung dalam tim RJP mengikuti pelatihan jurnalistik di Radar Surabaya selama dua hari. Pada hari pertama, mereka mendapatkan materi penulisan berita. Sedangkan pada hari kedua, siswa belajar menyusun tulisan opini untuk media massa.

“Diharapkan anak-anak yang tergabung dalam tim RJP ini setidaknya bisa menulis berita dan menulis opini. Untung-untung lagi kalau misalnya tulisannya bisa termuat di media massa,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, setiap siswa ditargetkan menghasilkan dua karya, yakni berita dan opini. Seluruh tulisan tersebut nantinya diseleksi untuk melihat karya yang berpotensi dimuat di media massa.

Dengan demikian, pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi diarahkan agar siswa mampu menghasilkan karya jurnalistik.

Pemilihan Radar Surabaya sebagai tempat belajar juga bukan tanpa alasan. Ahmad menyebut kegiatan serupa telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, Radar Surabaya yang berada dalam satu grup dengan Jawa Pos memiliki pengalaman sebagai media massa sehingga dinilai tepat menjadi tempat siswa belajar jurnalistik secara langsung.

“Dari 12 anak ini masing-masing harus punya dua produk tulisan, berita dan opini. Kemudian nanti disaring, difilter kira-kira tulisan-tulisan siapa yang mungkin berpotensi untuk masuk di media,” pungkasnya. (dim/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya
bumi shalawat sma fakta siswa opini