Prakiraan Cuaca Surabaya Rabu, 30 September 2026: Panas Terik, Warga Diminta Waspadai Kebakaran

Lambertus Hurek • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 04:57 WIB
Ilustrasi cuaca panas siang hari di perkotaan. (AI)
Ilustrasi cuaca panas siang hari di perkotaan. (AI)

 

RADAR SURABAYA – Cuaca panas masih berpotensi menyelimuti Kota Surabaya pada Rabu (30/9). Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi langit pada pagi hingga siang hari didominasi mendung hingga berawan, tetapi suhu udara diperkirakan terus meningkat.

Di tengah puncak musim kemarau, warga diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat meningkat akibat kondisi panas dan kering.

Pada pukul 05.00, suhu udara Surabaya diperkirakan berada di kisaran 25 derajat Celsius dengan kondisi langit berawan. Suhu kemudian meningkat menjadi 28 derajat Celsius sekitar pukul 07.00 dan mencapai 30 derajat Celsius pada pukul 08.00.

Baca Juga: Pendidikan Gratis Dinilai Tak Cukup, Pakar Umsura Soroti Pungutan Sekolah dan Kualitas Belajar

Memasuki pukul 09.00, suhu diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius. Kondisi semakin panas menjelang siang. Pada pukul 11.00, suhu diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius, kemudian naik menjadi 34 derajat Celsius pada pukul 12.00 hingga 14.00.

Meski langit masih didominasi awan, suhu terasa lebih tinggi. Suhu yang dirasakan tubuh diperkirakan mencapai 38 derajat Celsius pada siang hari. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu mengantisipasi dampak cuaca panas, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Memasuki sore, suhu mulai menurun. Pada pukul 16.00, suhu diperkirakan sekitar 31 derajat Celsius dan turun menjadi 30 derajat Celsius pada pukul 17.00. Malam hari relatif cerah dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius.

Tidak terdapat potensi hujan yang signifikan sepanjang sebagian besar periode prakiraan. Peluang hujan tercatat 0 persen dari pagi hingga pukul 22.00 dan meningkat menjadi 7 persen pada pukul 23.00.

Baca Juga: Bioskop Keliling Sering Putar Film Janur Kuning, Serangan Fajar, hingga Pengkhianatan G30S/PKI

Kondisi panas, minim hujan, serta udara yang cenderung kering menjadi perhatian tersendiri selama puncak musim kemarau. Warga Surabaya diimbau tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Api kecil sekalipun berpotensi menjalar apabila mengenai material yang kering.

Masyarakat juga disarankan memastikan kompor, peralatan listrik, dan sumber api lainnya benar-benar aman setelah digunakan. Pemeriksaan lingkungan, terutama area yang banyak terdapat rumput atau dedaunan kering, perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran. (*)

Editor : Lambertus Hurek
panas terik surabaya Prakiraan Cuaca BMKG Musim Kemarau