Lomba Kampung Pancasila 2026 Verifikasi Lapangan, Fokus Pemilahan Sampah dan Inovasi Lingkungan

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:13 WIB
PENILAIAN: Green House di RT 10 RW 03 Kelurahan Perak Barat, Surabaya, saat dinilai oleh tim fasilitator Lomba Kampung Pancasila 2026. (Indra/Radar Surabaya)
PENILAIAN: Green House di RT 10 RW 03 Kelurahan Perak Barat, Surabaya, saat dinilai oleh tim fasilitator Lomba Kampung Pancasila 2026. (Indra/Radar Surabaya)

 

RADAR SURABAYA - Lomba Kampung Pancasila 2026 memasuki tahap verifikasi lapangan. Dari total 1.360 rukun warga (RW) se-Kota Surabaya yang mendaftar melalui aplikasi Sayang Warga, tersaring 950 RW yang lolos ke tahap pemeriksaan langsung di lokasi. Verifikasi berlangsung hingga 1 Oktober secara tertutup tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak RW.

 Sebanyak 184 fasilitator terdiri dari koordinator wilayah, koordinator kecamatan, dan petugas lingkungan diturunkan ke lapangan yang terbagi beberapa tempat. Tujuannya mencocokkan data yang diunggah di aplikasi dengan kondisi nyata di tempat.

Baca Juga: Lomba Asah Terampil Jenjang PAUD 2026 di Surabaya, Sulap Kardus dan Plastik Jadi Mainan Edukatif

 Koordinator Pilar Lingkungan sekaligus Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya M. Fikser menjelaskan, alur penilaian dari 1.360 RW yang mendaftar, terverifikasi 950 RW.

"Karena kita harus menetapkan 500 RW, kini dilakukan verifikasi lapangan tahap pertama. Kita ingin memastikan apa yang diunggah di aplikasi benar-benar sesuai kenyataan di lapangan,” ujar Fikser, Selasa (29/9).

 

INOVATIF: Keramba ikan RW 05 Kelurahan Moro Krembangan menjadi wujud pemanfaatan potensi lingkungan sekaligus menguatkan semangat gotong royong, kemandirian, dan ketahanan ekonomi warga. (INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
INOVATIF: Keramba ikan RW 05 Kelurahan Moro Krembangan menjadi wujud pemanfaatan potensi lingkungan sekaligus menguatkan semangat gotong royong, kemandirian, dan ketahanan ekonomi warga. (INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)

 

Setelah 500 RW terpilih, akan diberikan waktu sekitar sebulan untuk persiapan. Kemudian disaring lagi melalui verifikasi tahap kedua hingga tersisa 200 RW unggulan. Saat ini, petugas memprioritaskan RW yang meraih poin di atas 100 dari skor maksimal 400.

 Antusiasme warga dinilai sangat tinggi bahkan sebelum penilaian langsung dilakukan. Banyak warga aktif berkonsultasi ke dinas-dinas terkait untuk memahami kriteria penilaian.

 “Belum ada penilaian langsung, tetapi antusiasme warga sudah luar biasa. Mereka datang bertanya dan berdiskusi mengenai apa yang perlu dipersiapkan. Ini menunjukkan kesadaran dan semangat berpartisipasi nyata,” ungkapnya.

Baca Juga: Laga Ekshibisi Penuh Persahabatan, Sengit di Babak Penyisihan Bahlil Mini Soccer Zona 9

 Gotong royong dan pengelolaan lingkungan yang baik menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi. “Pemilahan sampah, inovasi pengelolaan sampah, serta ekosistem lingkungan yang terjaga itulah nilai yang paling besar kami perhatikan,” tegasnya.

 Penilaian Lomba Kampung Pancasila 2026 didasarkan pada empat pilar. Yakni, lingkungan dan ekonomi masing-masing berbobot 35 persen, serta sosial budaya dan kemasyarakatan masing-masing 15 persen. (rmt/rek)

Editor : Lambertus Hurek
penilaian kampung pancasila Fikser kampung Pancasila DLH Surabaya pemilahan sampah