RADAR SURABAYA - Pelaku pembacokan terhadap SM, 55, yang ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya, berjumlah tiga orang. Salah satu saudara korban Yustin mengatakan, kejadian pembacokan terjadi saat korban perjalanan mengendarai motor pulang kerja melintas di Jalan Teuku Umar pukul 01.30.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari korban, pelaku diduga berjumlah tiga orang berboncengan motor. "Pulang kerja setengah dua. Dia kan pemain musik di kafe. Pulang kerja didatangi orang tiga. Jadi langsung (dibacok) dari belakang," ungkapnya, Kamis (17/9).
Usai dibacok, korban sempat berusaha mengeluarkan kunci rantai yang dibawa di pakainya. Kunci rantai tersebut hendak dihantamkan ke arah tiga pelaku. Namun, ketiganya diduga ketakutan langsung kabur.
Baca Juga: Manchester United Kena Comeback, Unggul 2-0 Berakhir Kalah 2-3
"Motifnya nggak tahu. Dia pulang kerja main musik di kafe sekitar situ," terangnya.
Korban setelah dibacok mendapatkan penanganan awal oleh petugas medis di lokasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun, karena luka yang dialami cukup parah, korban dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.
Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Evan Caesar Ibrahim mengungkapkan anggota reskrim Polsek Tegalsari dan Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Masih kita lidik. Masih kita dalami juga (motif)," ucapnya.
Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Terbalik, Pakar ITS Soroti Desain Kapal
Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini menegaskan untuk barang dan motor korban masih atau tidak ada yang hilang. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya