RADAR SURABAYA - Dua orang anak yang merupakan kakak beradik ditemukan meninggal dunia diduga terbakar di dalam kamar rumahnya Jalan Simorejo XVI, Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (13/9) sekitar pukul 15.00.
Korban KBA, 7, dan KU, 5. Dua bocah laki-laki itu terbakar dalam kamar yang terkunci dari luar. Ketua RT 04 RW 02 Simorejo, Anto Nugroho mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga korban.
Salah satu tetangga ED awalnya melihat ada asap mengepul keluar dari dalam rumah korban. Saksi lalu memanggil warga lainnya dan meminta izin untuk mendobrak pintu rumah yang terkunci. Setelah pintu didobrak di dalam kamar ternyata ada anak penghuni rumah yang dikunci dari luar dan kondisi sudah tak berdaya.
Baca Juga: 16 Tim Siap Adu Taktik di Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 5, Jadi Ruang Cetak Prestasi
Warga juga berupaya memadamkan api dengan Apar dan air seadanya. Selain itu peristiwa kebakaran dilaporkan ke 112 dan polisi.
"Saat kejadian orang tuanya tidak ada di rumah. Makanya tetangga tadi Pak Edi izin didobrak. Asap sudah di dalam. Namanya kita menolong kita tolong anak ini dikeluarkan, siapa tahu dalam kondisi masih bisa ditolong. Tadi sudah dibawa keluar (kamar) tapi kondisi sudah tidak ada (meninggal dunia)," ujarnya, Minggu (13/9).
Anto menambahkan, saat kejadian pintu kamar korban terkunci dari luar dengan rantai. Sementara setelah didobrak di dalam kamar yang terbakar tempat tidur berupa kasur. "Korban ada luka bakarnya berapa presentasenya kurang tahu. Asap juga banyak tadi. Korban ada yang masih pegang mainan," terangnya.
Baca Juga: Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8 Pecah usai Dapat Kabar Suami Selamat
Menurutnya, saat kejadian sang bocah tersebut diduga sempat mengetok pintu untuk meminta tolong. Namun diduga karena banyaknya menghirup asap korban tidak terselamatkan.
"Kemungkinan (menghirup asap juga). Karena tadi waktu datang asapnya banyak. Orang-orang bilang Pak RT jangan mendekat cuma kan saya kepingin ini supaya udara bisa masuk," jelasnya.
Mengenai penyebab kebakaran dan kematian korban pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan. Dari pantauan Radar Surabaya Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukomanunggal telah melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP).
Baca Juga: Kesaksian Keluarga ABK Kapal Virgo Transport 8 di GSN Surabaya
Setelah melakukan olah TKP polisi membawa barang bukti kipas angin sisa terbakar dan sejumlah barang sisa kebakaran lainnya dalam kantong plastik. Sementara dua korban dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan visum. (rus/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya