Spesialis Pembobolan Sekolah Ditangkap di Kenjeran, Sasar SDN di Surabaya

Guntur Irianto • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB
DIRINGKUS: Tersangka pembobolan sekolah AA, saat diamankan di Polsek Kenjeran. Ia ketahuan membobol SDN Komplek Kenjeran II, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
DIRINGKUS: Tersangka pembobolan sekolah AA, saat diamankan di Polsek Kenjeran. Ia ketahuan membobol SDN Komplek Kenjeran II, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Naik pohon bukan untuk mencuri mangga, dua orang tersangka spesialis pembobolan sekolah ini ketahuan usai tepergok berada di atas pohon. Mereka diketahui baru saja mencuri di SDN Komplek Kenjeran II, Jalan Wiratno, Surabaya, 9 September 2026. Keduanya kemudian diamankan Unit Reskrim Polsek Kenjeran.

Kedua tersangka yaitu, KW, 15, warga Tandes, Surabaya, dan seorang perempuan berinisial AA, 21, warga Manukan Lor, Surabaya. Mereka diketahui membobol sekolah dasar (SD) tersebut dan mengambil sebuah pacing pad serta Uang Rp 8,8 juta.

"Salah satu tersangka AA berada di atas pohon hendak kabur. Satu lagi tersangka KW menunggu di luar pagar sekolah," terang Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, Kamis (10/9).

Baca Juga: Penjaga Toko Madura di Jalan Siwalankerto Timur Surabaya Ditemukan Meninggal Dunia

Aksi kedua tersangka iki awalnya ketahuan saat saksi memeriksa sekolah melalui kamera CCTV di ponselnya. Saat saksi ID, 46, melihat CCTV ternyata kondisi kamera eror atau mati. Ia curiga dan meminta suaminya untuk mengecek.

"Saat suami korban mengecek ke sekolah ternyata ada orang yang masuk ke dalam sekolah tersebut. Ia kemudian melapor ke Polsek Kenjeran," katanya.

Baca Juga: Polisi Dalami Pengakuan Sopir Alphard Terkait Penyebab Tabrakan Beruntun di Menur Pumpungan Surabaya

Tak lama kemudian, anggota menuju ke lokasi dan melihat AA sedang berada di atas pohon. Ia hendak melarikan diri saat itu. Polisi menyergapnya, saat diamankan ia mengaku beraksi bersama KW yang sudah menunggu di luar sekolah. "Kami akhirnya mengamankan KW yang diketahui masih di bawah umur," terangnya.

Keterangan tersangka pada polisi, keduanya datang ke lokasi dan masuk ke dalam sekolah dengan cara memanjat pagar. Mereka kemudian turun melalui pohon. Selanjutnya mereka menuju ke ruang guru dan tata usaha (TU) untuk mengambil barang berharga. 

"Mereka masuk dengan merusak teralis jendela dan pintu menggunakan obeng," ungkapnya. 

Baca Juga: Barcelona Hajar Feyenoord, Lamine Yamal Cetak Sejarah Liga Champions

Mereka berhasil membawa uang Rp 8,8 juta dan sebuah pacing pad. "Tersangka kemudian diamankan. Dari pengakuan tersangka mereka sudah membobol dua sekolah lain yaitu di SDN Barata Jaya dan SDN Sumberrejo II.

"Saat ini masih dikembangkan lagi TKP lainnya. Mereka memang menyasar sekolah saja," terangnya.(gun)

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
modus bobol pencurian sekolah SDN