Penjaga Toko Madura di Jalan Siwalankerto Timur Surabaya Ditemukan Meninggal Dunia

M. Mahrus • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 11:33 WIB
OLAH TKP : Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonocolo melakukan pemeriksaan dan identifikasi korban penjaga toko madura Jalan Siwalankerto Timur, Surabaya, Kamis (10/9).(MAHRUS/RADAR SURABAYA)
OLAH TKP : Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonocolo melakukan pemeriksaan dan identifikasi korban penjaga toko madura Jalan Siwalankerto Timur, Surabaya, Kamis (10/9).(MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

RADAR SURABAYA - Seorang perempuan penjaga toko madura di Jalan Siwalankerto Timur, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, ditemukan meninggal dunia di tokonya, Kamis (10/9) pukul 07.30. 

Korban YT, 25, warga Sumenep, Madura. Ibu dua anak itu ditemukan meninggal dunia menggunakan tali tampar di dalam toko. 

"Tadi suaminya keluar datang ke sini minta tolong sama mas Yasin tukang sate (sebelah toko). Dia bilang tolong istri saya bunuh diri sambil menangis," ujar salah satu warga Dedi kepada Radar Surabaya, Kamis (10/9).

Baca Juga: Polisi Dalami Pengakuan Sopir Alphard Terkait Penyebab Tabrakan Beruntun di Menur Pumpungan Surabaya

Oleh warga kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke ketua RT dan Satpol PP. Lalu laporan diteruskan ke Polsek Wonocolo. "Katanya suaminya semalam tukaran (bertengkar). Tukaran biasa. Tapi dia yang laki tidur di belakang, kan cuma disekat. Bangun tidur tadi istrinya sudah gantung di ruang toko pakai tali tampar. Dikaitkan (tempat menaruh) jualan jajan," ungkapnya.

Sementara salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menceritakan, korban YT sehari-hari bekerja menjaga toko madura bersama suaminya. Di tempat tersebut korban dan suaminya baru menjaga belum setahun. 

"Tinggal di toko sama suami dan anak nomor dua masih usia 1,5 tahun. Korban kadang sering menyapa kalau keluar toko," ucapnya.

Baca Juga: Odegaard Jadi Pahlawan, Arsenal Bungkam Napoli 1-0

Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, mayat korban dievakuasi ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Sementara suaminya diamankan ke Polsek Wonocolo untuk dimintai keterangan.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Abdul Rohim saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian dugaan bunuh diri di toko madura Jalan Siwalankerto Timur Surabaya. 

"Korban sudah dievakuasi. Motif dan penyebab masih diselidiki," terangnya singkat. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
gantung diri penyebab madura meninggal warung