RADAR SURABAYA – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) semakin memperkuat kiprahnya sebagai kampus berwawasan internasional. Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 25 mahasiswa asing dari 14 negara memilih Umsura sebagai tempat melanjutkan pendidikan.
Kehadiran mahasiswa internasional tersebut turut memperkaya atmosfer multikultural di lingkungan kampus. Dalam beberapa hari ke depan, para mahasiswa asing juga akan mengikuti rangkaian Masa Ta'aruf Mahasiswa (Mastama), Orientasi Akademik (Ordik), dan Expo Unit Kegiatan Mahasiswa (MOX) yang digelar pada 14–18 September 2026 sebagai bagian dari agenda penyambutan mahasiswa baru.
Ke-14 negara asal mahasiswa tersebut meliputi Yaman, Timor Leste, Thailand, Sudan, Filipina, Palestina, Pakistan, Nigeria, Mali, Malaysia, Tunisia, Mesir, Kamboja, dan Afghanistan.
Kepala Lembaga Kerja Sama Internasional (LKI) Umsura Yuanita Wulandari mengatakan, jumlah mahasiswa asing yang diterima tahun ini menunjukkan tren positif. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini kami menerima 25 mahasiswa asing dari 14 negara. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Yuanita menambahkan, jika diakumulasikan dengan mahasiswa asing yang telah lebih dulu menempuh pendidikan, saat ini terdapat 63 mahasiswa internasional di Umsura. Mereka tersebar di berbagai program studi yang tersedia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Umsura Radius Setiyawan menjelaskan, mahasiswa asing di Umsura menempuh pendidikan melalui beragam skema pembiayaan, mulai dari partial scholarship hingga jalur mandiri.
Umsura juga memberikan sejumlah fasilitas penunjang bagi mahasiswa internasional. Salah satunya berupa akomodasi dan layanan pendukung untuk memudahkan mobilitas serta aktivitas mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Khusus mahasiswa asing, setiap hari mendapatkan akomodasi gratis dari asrama menuju kampus. Mereka juga memiliki asrama khusus serta mendapatkan fasilitas voucher belanja,” jelasnya.
Menurut Radius, berbagai capaian Umsura di tingkat internasional turut menjadi daya tarik bagi mahasiswa dari berbagai negara. Masuknya Umsura dalam Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026, serta peningkatan posisi dalam pemeringkatan UniRank, menjadi bagian dari penguatan reputasi global kampus.
“Dalam UniRank Islamic Universities in the World 2026, Umsura menempati peringkat kelima dunia sebagai universitas Islam terbaik dari ratusan institusi yang dinilai,” tegasnya.
Radius menilai, capaian tersebut menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperluas jejaring dan meningkatkan prestasi internasional. Hal itu juga terlihat dari semakin beragamnya negara asal mahasiswa yang memilih Umsura.
“Ini menjadi energi positif bagi sivitas akademika Umsura untuk meningkatkan capaian-capaian internasional. Sebaran negara pendaftar juga sangat bervariasi, mulai dari Asia hingga Afrika. Artinya, Umsura kian dilirik mahasiswa asing sebagai tempat untuk melanjutkan studi,” pungkasnya.
Salah satu mahasiswa baru internasional, Ahmed Jelassi, asal Tunisia, mengaku antusias memulai perjalanan akademiknya di Indonesia. Bagi Ahmed, keputusan memilih Umsura sekaligus menjadi pengalaman pertamanya mengenal Indonesia secara langsung.
“Saya mengambil Jurusan Informatika di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Indonesia merupakan negara yang sangat berbudaya dan banyak sekali pengalaman yang bisa didapatkan di sini. Ini pertama kalinya saya di Indonesia, dan saya sangat bersyukur memiliki peluang ini,” ungkapnya. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya