Gangguan di Srowot-Klaten Teratasi, Perjalanan KA di Wilayah Daop 8 Surabaya Kembali Normal

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB
Perjalanan sejumlah KA sempat terdampak gangguan operasional di petak jalan Srowot-Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, sebelum akhirnya kembali normal.(Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
Perjalanan sejumlah KA sempat terdampak gangguan operasional di petak jalan Srowot-Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, sebelum akhirnya kembali normal.(Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – Perjalanan kereta api (KA) yang melintasi wilayah Daop 8 Surabaya kembali normal setelah sempat terdampak gangguan operasional di petak jalan Srowot-Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Gangguan tersebut sebelumnya menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api, termasuk KA tujuan Malang.

Insiden terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 295 pada jalur hulu Srowot-Klaten setelah kereta api tertabrak truk.

Dua perjalanan kereta api tujuan Malang terdampak cukup signifikan. KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang mengalami keterlambatan selama 297 menit.

Sementara itu, PLB 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang terlambat selama 35 menit.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, kondisi perjalanan kereta api saat ini telah berangsur normal setelah proses penanganan dan evakuasi selesai dilakukan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ubah Pasar Tradisional Jadi Lebih Modern dan Berdaya Saing

“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi.

Gangguan operasional di wilayah Daop 6 Yogyakarta berdampak pada perjalanan sejumlah KA. Namun, saat ini perjalanan sudah kembali normal,” ujar Mahendro, Jumat (28/8).

Menurut dia, penanganan gangguan dilakukan secara terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan pelanggan, perjalanan kereta api, serta petugas di lapangan.

Proses evakuasi sarana telah rampung dilakukan. Selanjutnya, perjalanan kereta api diatur kembali secara bertahap untuk memulihkan pola operasi dan memastikan seluruh layanan kembali berjalan normal.

Mahendro menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan yang terdampak, terutama penumpang KA Malabar yang harus mengalami keterlambatan cukup panjang.

“Kami sangat mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan kepercayaan pelanggan, khususnya pelanggan KA Malabar yang terdampak keterlambatan cukup panjang.

Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi rencana perjalanan pelanggan,” tuturnya.

Baca Juga: Sembilan Hari TC di Thailand, Persebaya Surabaya Siap Tempur di Musim 2026/2027

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bentuk layanan tersebut disesuaikan dengan durasi keterlambatan perjalanan, mulai dari pemberian minuman, makanan ringan, hingga makanan berat.

“Service recovery kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian KAI kepada pelanggan yang terdampak.

Kami berharap layanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama perjalanan mengalami keterlambatan,” jelas Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan.

Pelanggan juga dapat memperoleh informasi terbaru mengenai perjalanan kereta api melalui petugas di stasiun serta kanal informasi resmi KAI.

Dengan selesainya proses penanganan gangguan di jalur Srowot-Klaten, perjalanan kereta api menuju dan melintasi wilayah Daop 8 Surabaya kini kembali berjalan normal. (rmt)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Gangguan KA Srowot Klaten KA Malabar Daop 8 Surabaya ka gajayana