RADAR SURABAYA – Masa depan karier mahasiswa setelah lulus menjadi perhatian utama para orang tua mahasiswa baru (maba) Universitas Airlangga (Unair).
Peluang kerja di dunia industri hingga kesempatan membangun jejaring akademik global pun menjadi pertanyaan yang mengemuka dalam kegiatan silaturahmi bersama orang tua mahasiswa baru (Silmaba).
Kegiatan tersebut digelar di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C Unair, Surabaya, Senin (24/8).
Menjawab aspirasi para orang tua, Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., menegaskan komitmen kampus untuk terus memperluas kerja sama dengan dunia industri.
Kolaborasi tersebut akan diperkuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Pulihkan Trauma Anak Pascagempa NTT, Dorong Pendampingan Psikososial Berkelanjutan
“Insyaallah kami akan meningkatkan kerja sama dengan industri. Kami akan mencoba meminimalkan kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.
Unair Perluas Jejaring Global
Tidak hanya fokus pada kerja sama industri di dalam negeri, Unair juga terus memperluas jejaring dengan institusi pendidikan internasional.
Muhammad Madyan mencontohkan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair yang telah menjalin berbagai kerja sama dengan universitas dan institusi pendidikan di Jepang.
Kerja sama tersebut membuka peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Bahkan, sejumlah lulusan FKG Unair berhasil memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di Jepang.
“FKG, misalnya, saat ini juga menjalin cukup banyak kerja sama dengan universitas di luar negeri, salah satunya di Jepang.
Saat ini banyak lulusan FKG yang melanjutkan pendidikan ke Jepang. Banyak dari mereka yang mendapatkan beasiswa,” tuturnya.
Penguatan jejaring internasional menjadi salah satu strategi Unair untuk memberikan akses yang lebih luas kepada mahasiswa dan alumni dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional.
Magang Jadi Prioritas Mahasiswa Unair
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., mengatakan program magang menjadi salah satu prioritas penting dalam pengembangan mahasiswa.
Baca Juga: Kenangan Kakak Korban Kecelakaan Mobil Tabrak Pikap Boks di Jalan Gubernur Suryo Surabaya
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja di dalam negeri, tetapi juga membuka peluang magang di luar negeri.
Menurut Amin, pengalaman magang memiliki kaitan erat dengan kualitas pembelajaran dan reputasi akademik perguruan tinggi.
“Mengapa ini menjadi prioritas kami? Karena ini berkaitan dengan reputasi akademik,” tuturnya.
Melalui program magang, mahasiswa diharapkan dapat mengenal kebutuhan dunia kerja secara langsung sekaligus mengasah kemampuan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di ruang kuliah.
Soft Skill Mahasiswa Juga Diperkuat
Selain memperluas akses magang, Unair juga memperkuat pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan.
Kegiatan di luar perkuliahan tersebut dinilai penting untuk membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan berbagai soft skill lain yang dibutuhkan di dunia kerja.
“UKM dan organisasi disiapkan dengan baik sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa yang nantinya dibutuhkan saat mereka bekerja,” sambungnya.
Tidak berhenti saat mahasiswa menyelesaikan pendidikan, Unair juga menyiapkan pendampingan bagi alumni selama masa tunggu kerja.
Berbagai program peningkatan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, terus dikembangkan agar lulusan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia profesional.
Dengan penguatan kerja sama industri, perluasan jejaring global, program magang, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan alumni, Unair berharap lulusannya semakin siap bersaing.
Strategi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Airlangga memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi yang mampu menyiapkan sumber daya manusia berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan