Terduga Pelaku Tewas, Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Curanmor di Jagir Wonokromo Surabaya

M. Mahrus • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:20 WIB
MENUNJUK: Korban curanmor Junaedi, 50, menunjukkan lokasi parkir motor Honda Beat miliknya sebelum dicuri di Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
MENUNJUK: Korban curanmor Junaedi, 50, menunjukkan lokasi parkir motor Honda Beat miliknya sebelum dicuri di Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Polisi menghentikan penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Jagir, Wonokromo Surabaya. Sebab terduga pelaku SA, 24, telah meninggal dunia usai dimassa dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

"Udah tutup (penyelidikan dan penyidikan kasus curanmor)," kata Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Jodi Satya, Rabu (19/8). 

Jodi menambahkan sebanyak tiga saksi sudah diperiksa dalam kasus curanmor tersebut. Di antaranya saksi warga yang melihat dan saksi pemilik motor. 

Baca Juga: Meraba Dikira Guling, Ayah Tiri di Surabaya Tiduri Anak hingga Hamil Lima Bulan

Pihaknya menyebut juga tidak membuka lidik baru terkait dugaan kekerasan. "Untuk motor korban sudah dipinjam pakai. Dari pemilik motor kan mungkin (dipakai) ada kegiatan atau apa (sarana aktivitas)," sebutnya.

Sementara korban Junaedi mengatakan sudah tiga kali tempat kerjanya atau rumah disatroni maling. Pertama pada tahun 2017 motor Honda Beat miliknya amblas dicuri saat diparkir di depan rumah tepat pinggir jalan. Kemudian peralatan tukang miliknya juga pernah dicuri dua orang pelaku. Terakhir pada Senin 17 Agustus 2026 motor Honda Beat miliknya dicuri terduga pelaku SA. 

"Sering (terjadi pencurian). Sudah tiga kali, tahun 2017 hilang motor Beat, terus pencurian peralatan tukang atau mesin. Maling satunya lari satunya ketangkap di sini," ucapnya. 

Baca Juga: Ini Alasan Orang Mata Minus Lebih Suka Pakai Softlens daripada Kacamata

Usai kejadian pencurian tahun 2017 itu korban mengaku menambah kunci gembok pada piringan cakram pada motornya. Terbukti pada Senin 17 Agustus 2026 terduga pelaku curanmor gagal membawa kabur motor korban.

"Kemarin itu mungkin pelaku nggak tahu ya kalau saya kunci gembok cakram. Ya mungkin setelah bobol kunci setir sudah nyala digas terus jatuh dia. Ketahuan warga dikejar," terangnya. 

Terduga Pelaku Curanmor di Jagir Tewas usai Dirawat

Diberitakan sebelumnya, seorang terduga pelaku pencuri motor Honda Beat milik Junaedi, 50, warga Jalan Jagir, Wonokromo Surabaya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Senin (17/8) malam.

Baca Juga: WC di Rumah Tiba Tiba Bau Bisa Jadi Ini 4 Penyebabnya

Terduga pelaku SA, 24, warga tinggal Tenggumung Baru Mulya Semampir meninggal dunia setelah kritis usai dimassa saat tepergok mencuri motor korban, Senin (17/8) siang.

Pemilik motor Junaedi, 50, mengatakan peristiwa pencurian motor terjadi Senin (17/8) sekitar pukul 14.00. Saat itu dirinya sedang bekerja di dalam tempat usaha mebelnya. Tak lama kemudian mendengar suara teriakan maling. Ia lalu ke kamar mandi untuk mencuci muka dan keluar.

"Saya lihat sudah banyak orang. Pelaku dimassa di sebelah timur," ujarnya ditemui Radar Surabaya, Selasa (18/8).

Junaedi belum sadar saat itu bila motornya yang diparkir di samping toko mebel dicuri. Ia malah melihat pelaku yang sudah babak belur dimassa warga.

Baca Juga: Bursa Transfer: Barcelona Berhasil Curi Rodri dari Real Madrid, Transfer Mengejutkan Musim Panas 2026

"Terus saya tanya ada apa. Maling apa? Salah satu orang terus bilang maling sepeda di dekat kusen kayu-kayu di sana. Saya balik cek sepeda ternyata sepeda saya yang dicuri," tuturnya. 

Menurut Junaidi, motornya sudah berhasil dibobol kunci setirnya. Namun motor dipasangi kunci gembok pada cakram. "Kemungkinan pas motor dinyalakan malingnya pas ngegas terjatuh. Soalnya motor saya kunci cakram," sebutnya.

Ia menerangkan dari keterangan warga pelaku sempat berusaha kabur menyeberang jalan ke arah temannya yang menunggu di motor sarana. Apesnya pelaku malah tertabrak mobil dan motor. Pelaku terguling lalu dimassa hingga babak belur.

Baca Juga: Suka Aneh Mendengar Suara Sendiri di Rekaman? Kenali Faktanya!

Aksi massa baru berhenti setelah polisi datang. Terduga pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Jodi Satya mengungkapkan terduga pencuri motor yang sempat kritis dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya telah meninggal dunia Senin malam. 

"Meninggal dunia di rumah sakit jam 21.51. Inisial SA, 24, warga Jalan Tenggumung Baru Mulya, Semampir," ucapnya. Iptu Jodi menjelaskan terduga pelaku mengalami luka parah dalam dan luar. Saat petugas tiba di lokasi terduga pelaku tidak sadarkan diri. (rus/gun)

 

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
curanmor maling sepeda motor meninggal dunia dihajar massa