RADAR SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membekali lebih dari 20.000 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Kegiatan PKKMB Unesa tersebut diikuti sekitar 4.000 mahasiswa baru secara luring dan lebih dari 16.000 peserta secara daring.
Momentum kemerdekaan dimanfaatkan untuk menanamkan semangat kebangsaan sekaligus membentuk mahasiswa baru yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global.
Unesa Teguhkan Komitmen Menjaga NKRI
Rektor Unesa Prof. Nurhasan mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengingat kembali tanggung jawab perguruan tinggi dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.
Baca Juga: Libur HUT ke-81 RI, Penumpang Kereta Api di Daop 8 Surabaya Tembus 168.311 Orang
Menurutnya, mahasiswa baru merupakan bagian penting dari generasi penerus yang memiliki peran dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Di ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Unesa mempunyai tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mewarnai mimpi-mimpi para proklamator agar bangsa Indonesia tetap utuh. NKRI harga mati,” ujarnya.
Nurhasan menambahkan, mahasiswa baru tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan ketidakpastian global.
“Melalui garda muda mahasiswa baru, kita bekali mereka agar tangguh dan siap berkontribusi untuk bangsa sekaligus beradaptasi di era ketidakpastian global ini,” katanya.
Unesa Dorong Ketahanan Pangan
Selain penguatan karakter dan wawasan kebangsaan, Unesa juga terus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Nurhasan menyebut Unesa mendapat tugas untuk mendukung penelitian komoditas kedelai dan jagung.
Penelitian tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kita ditugasi tahun ini untuk mendukung penelitian terkait kedelai dan jagung. Harapannya, satu hektare mampu menghasilkan 3,5 hingga 4 ton,” tuturnya.
Baca Juga: Kartu Kredit Indonesia Resmi Diluncurkan, MDR QRIS 0 Persen Diperluas Mulai Oktober
Ia menegaskan, kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi salah satu kunci untuk mendukung terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Unesa Bentuk Satgas Antisipasi Perundungan
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa Prof. Martadi mengatakan, aspek keamanan dan kenyamanan mahasiswa baru menjadi perhatian dalam pelaksanaan PKKMB.
Unesa membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan mahasiswa, dosen, hingga pimpinan universitas.
Selain itu, Koordinator Program Studi (Korprodi) diwajibkan berada di lokasi selama kegiatan berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi perundungan serta memastikan seluruh mahasiswa baru mendapatkan perlakuan yang adil.
“Satgas ini bukan hanya dari mahasiswa, tetapi juga dosen, termasuk pimpinan. Mulai pukul 05.00 mereka sudah bersiaga hingga pukul 16.00.
Korprodi wajib berada di tempat untuk mengantisipasi perundungan dan memastikan setiap mahasiswa mendapatkan perlakuan yang adil,” jelas Prof. Martadi.
Dengan pengawasan tersebut, Unesa berupaya memastikan pelaksanaan PKKMB berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman positif bagi lebih dari 20.000 mahasiswa baru.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan