Ini Alasan Petugas Dishub Surabaya Jadi Jukir di CFD Taman Bungkul 

Dimas Mahendra • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:47 WIB
CEGAH KEBOCORAN: Petugas Dishub saat menjadi jukir dengan mengarahkan menggunakan QRIS atau kupon parkir.
CEGAH KEBOCORAN: Petugas Dishub saat menjadi jukir dengan mengarahkan menggunakan QRIS atau kupon parkir.

RADAR SURABAYA - Ada pemandangan tak biasa di tengah keramaian Car Free Day (CFD) Taman Bungkul Surabaya, Minggu (9/8/2026) pagi. Sejumlah juru parkir (jukir) tampak kompak mengenakan pakaian putih dan mengalungkan QRIS di dada.

Mereka tak hanya mengatur kendaraan yang keluar-masuk kantong parkir, tetapi juga aktif menawarkan pilihan pembayaran kepada pengunjung.

Baca Juga: DPRD Surabaya Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Kebocoran Pendapatan Parkir Jadi Catatan Kritis

Jika tidak dapat menggunakan QRIS, warga diarahkan memakai kupon parkir yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Namun, siapa sangka para jukir berpakaian putih tersebut ternyata bukan jukir biasa. Mereka merupakan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya yang sengaja turun langsung menjadi jukir.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan Bentrok DC dan Petugas Parkir Menyerahkan Diri ke Polrestabes Surabaya

Ada misi khusus yang tengah mereka jalankan: melihat dan mengukur secara langsung potensi pendapatan parkir di kawasan CFD Taman Bungkul sekaligus mengantisipasi adanya kebocoran pendapatan.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Surabaya, Jeane Mariane, membenarkan keberadaan petugas Dishub yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Baca Juga: Bentrok DC dan Petugas Parkir Kafe di Basuki Rahmat Surabaya, Tiga Orang Alami Luka Bacok

Menurut Jeane, langkah tersebut dilakukan setelah muncul evaluasi terhadap setoran parkir yang selama ini dikelola oleh jukir di kawasan CFD. Besarnya jumlah pengunjung yang memadati Taman Bungkul dinilai belum sepenuhnya tercermin dalam penerimaan sektor parkir.

“Potensi parkir CFD selama ini di-handle jukir, setorannya seperti ada yang kurang karena tidak sebanding antara keramaian pengunjung CFD dengan orang pendapatan yang didapat,” kata Jeane.

Baca Juga: ‎Perketat Izin Parkir Usaha di Surabaya, Pengelola Tak Bisa Lagi Pasang Tarif Sembarangan

Semua petugas Dishub diinstruksikan untuk turun semua dan disebar di sejumlah kantong parkir yang ada di seluruh area CFD Taman Bungkul.

 “Tujuannya untuk mengantisipasi potensi kebocorannya di sini, di area CFD ini,” tegasnya.

Kehadiran petugas Dishub dengan seragam putih dan QRIS tersebut akhirnya menjadi pemandangan tersendiri bagi pengunjung CFD. Mereka menjalankan tugas layaknya jukir pada umumnya, tetapi sekaligus melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas parkir. (dim/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya
parkir cfd petugas Taman Bungkul