RADAR SURABAYA - Memasuki dunia perkuliahan menjadi babak baru yang penuh tantangan bagi mahasiswa baru. Selain kemampuan akademik, kesiapan mental menjadi bekal tak kalah penting agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, membangun relasi, serta menghadapi tuntutan pendidikan tinggi.
Psikolog perkembangan dan pendidikan Dewi Retno Suminar, menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang paling sering dirasakan mahasiswa baru adalah proses penyesuaian diri terhadap suasana yang sepenuhnya baru. Kemampuan beradaptasi itulah yang menjadi fondasi utama keberhasilan menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Baca Juga: Sertifikat Pramuka Garuda Jadi Nilai Tambah Seleksi TNI, Polri, dan Perguruan Tinggi
“Tantangan terbesar adalah adaptasi dengan lingkungan baru, mengingat teman maupun suasana yang juga baru. Kegagalan dalam beradaptasi menjadi sumber tantangan mental utama bagi mahasiswa baru,” ujar Dewi, Jumat (7/8).
Menurutnya, kepintaran semata belum cukup menjamin keberhasilan kuliah. Pendidikan tinggi menuntut kemandirian, tanggung jawab, serta kematangan mengelola diri sendiri yang menyangkut aspek sosial-emosional dan perilaku. Oleh karena itu, ia menyarankan mahasiswa baru mulai membangun pertemanan sejak hari pertama masuk kampus, salah satunya dengan bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Di sana mereka akan bertemu teman-teman yang memiliki minat serupa, sehingga rasa nyaman tumbuh dan proses penyesuaian berjalan lebih cepat, sekaligus menekan risiko stres dan kecemasan.
“Wajib bagi mahasiswa baru mencoba mendapatkan teman. Interaksi dengan teman yang memiliki minat yang sama akan membantu proses adaptasi dan menjadi dukungan ketika menghadapi kecemasan maupun stres,” jelasnya.
Baca Juga: Solusi untuk Berbagai Kendala di Jalan, Dari Ban Bocor hingga Mobil Mogok
Dewi juga mengingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Alih-alih merasa tertinggal atau fear of missing out (FOMO), mahasiswa disarankan menerapkan sikap joy of missing out tetap tenang meski tidak selalu mengikuti segala informasi yang beredar. Utamakan informasi dari kanal resmi kampus, dan biasakan berbicara positif kepada diri sendiri saat mulai merasa cemas.
Selain berteman sebaya, mahasiswa baru juga dianjurkan menjalin kedekatan dengan dosen pembimbing akademik, tetap berkomunikasi terbuka dengan orang tua, serta mengenal layanan pendampingan yang tersedia di kampus. (rmt)