RADAR SURABAYA - Kebakaran terjadi di rumah milik Ari Suhermono, 45, warga Jalan Sambiarum Lor II, Sambikerep Surabaya, Kamis (6/8) sore. Akibat kebakaran, satu rumah dan dua unit mobil yang ada di garasi rumah hangus. Masing-masing mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pukul 15.12. Kobaran api saat itu sudah membesar membakar bagian depan rumah. Warga sekitar sempat merekam momen awal kebakaran dan meminta tolong.
"Setelah menerima laporan kebakaran dari warga, kami menurunkan 10 Unit Tempur untuk melakukan pemadaman," ujar Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya M Rokhim, Kamis (6/8).
Baca Juga: Ambil Sabu di Bawah Pohon, Pengedar Asal Dinoyo Lor Surabaya Ditangkap
Api pokok yang membakar rumah berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 15.46 dan dilanjutkan pembasahan hingga lokasi kondusif pukul 16.58. Menurut Rokhim, untuk luas area rumah yang terbakar 6 x 10 meter persegi. "Yang terbakar satu rumah dan dua mobil. Satu unit mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia," jelasnya.
Rokhim mengatakan, dari keterangan pemilik, sumber api diduga berasal dari korsleting kipas angin yang ada di belakang mobil. "Dugaan korsleting kipas angin yang berada di belakang mobil. Lalu api menjalar ke mobil terkena tangki mobil tersebut. Sempat ada ledakan pada mobil," terangnya.
Baca Juga: BBPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal, Nilai Total Rp 540 Juta
Meski demikian, tidak ada korban luka dan jiwa akibat kebakaran. Namun pemilik rumah diduga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. "Untuk rumah tetangga kiri kanan aman tidak terimbas," sebutnya.
Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Aris Nuryanto mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran. "Rumah sama dua mobil yang terbakar. Nggak ada korban jiwa," tegasnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Gunung Anyar ini menuturkan saat ini Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Lakarsantri masih melakukan olah TKP di lokasi rumah yang terbakar. "Masih diselidiki penyebab kebakaran," tutupnya. (rus/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya