‎Wali Kota Eri Tantang Direksi Baru PAM Surya Sembada Cari Investor, Targetkan Air Bersih Mengalir 24 Jam di Seluruh Surabaya

Dimas Mahendra • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:23 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama direksi PDAM Surya Sembada. (IST)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama direksi PDAM Surya Sembada. (IST)

 

RADAR SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi tantangan besar kepada jajaran Direksi Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada periode 2026–2029. Selain diminta mempercepat pemerataan layanan air bersih hingga seluruh wilayah Kota Pahlawan, direksi baru juga didorong menggandeng investor agar pembangunan jaringan perpipaan bisa dipercepat tanpa membebani keuangan perusahaan.

‎Arahan tersebut disampaikan Eri saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada tiga direksi baru PAM Surya Sembada di Balai Kota Surabaya. Adapun jajaran direksi yang resmi dilantik terdiri atas Tias Alvin Papatria sebagai Direktur Utama, Sayid Mochamad Iqbal sebagai Direktur Pelayanan, dan Bagus Andi Puspito sebagai Direktur Operasi.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Kursi Besi Milik Pemkot Surabaya Ditangkap, Gunakan Ambulans untuk Angkut Hasil Curian

‎Dalam arahannya, Eri menegaskan bahwa perusahaan daerah tidak hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga kurang mampu.

‎"Uang PDAM juga harus ada yang bisa diputar untuk orang miskin. Yang kedua, harus bisa menggandeng pihak ketiga atau investor sehingga pembangunan bisa bergerak tanpa harus mengeluarkan banyak uang perusahaan. Uang kita tetap bisa dimanfaatkan untuk masyarakat, sementara pembayarannya bisa dilakukan bertahap," kata Eri.

‎Menurutnya, percepatan pembangunan jaringan distribusi air bersih tidak akan maksimal apabila hanya mengandalkan kemampuan investasi internal perusahaan. Karena itu, kolaborasi dengan investor menjadi strategi yang harus segera diwujudkan.

‎"Kalau ingin seluruh wilayah Surabaya bisa menikmati air bersih, tidak mungkin hanya mengandalkan proyek sendiri. Kalau bekerja sama dengan investor, infrastrukturnya bisa dibangun lebih cepat, air bisa langsung mengalir, kemudian pembayarannya dicicil. Itu jauh lebih efektif," ujarnya.

Baca Juga: Tepati Janji, Kapolrestabes Surabaya Rilis DPO Pelaku Pembacokan di Basuki Rahmat Surabaya

‎Meski membuka peluang kerja sama investasi, Eri mengingatkan agar direksi tetap berhitung secara matang. Menurutnya, skema investasi harus menjaga kesehatan keuangan perusahaan tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

‎"Terkait investor jangan hanya berhitung dividen. Harus dihitung apakah perusahaan tetap sehat dan mampu membayar investasi tanpa mengganggu pelayanan. Jangan sampai uang keluar dari satu sisi, habis di sisi yang lain," tegasnya.

‎Selain mempercepat pembangunan jaringan, Eri juga menargetkan seluruh pelanggan dapat menikmati pasokan air bersih secara normal sepanjang hari tanpa harus menunggu tekanan air meningkat pada malam hari.

‎"Target saya sederhana, masyarakat bisa menikmati air bersih kapan saja. Jangan sampai air baru mengalir saat malam," katanya.

‎Ia juga meminta seluruh direksi baru tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung merespons setiap persoalan yang dihadapi pelanggan di lapangan.

‎"Kalau ada keluhan masyarakat, langsung datang ke lokasi. Saya paling tidak suka pemimpin yang hanya duduk di belakang meja. Ketika ada masalah, segera ambil keputusan di lapangan dan carikan solusinya supaya cepat selesai," pesannya.

‎Di akhir arahannya, Eri berharap kepemimpinan baru PAM Surya Sembada mampu mempercepat penyelesaian persoalan distribusi air bersih, khususnya di kawasan permukiman yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan pasokan air.

‎"Semoga dengan direksi yang baru ini, persoalan air bersih di Surabaya bisa lebih cepat terselesaikan, terutama di kampung-kampung yang sampai hari ini masih kesulitan mendapatkan air," pungkasnya. (dim)

Editor : Lambertus Hurek
direksi pam surya sembada direktur utama pam surya sembada PAM Surya Sembada wali kota surabaya Eri Cahyadi