Penadah Hasil Curanmor di Kapasari Surabaya Disuruh Ambil Motor ke NTT

Guntur Irianto • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:47 WIB
INTEROGASI: Tersangka S penadah hasil curanmor di warkop Jalan Kapasari, Surabaya. Ia mengaku menjual motor ke NTT.(IST/RADAR SURABAYA)
INTEROGASI: Tersangka S penadah hasil curanmor di warkop Jalan Kapasari, Surabaya. Ia mengaku menjual motor ke NTT.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Penadah kendaraan hasil curanmor ini mengaku baru sekali beraksi. Tersangka S, warga Sumbawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengaku menjual sepeda motor curian ke kampung halamannya. Tersangka mengaku menjual sepeda motor ke beberapa temannya.

Tersangka S membeli sepeda motor tersebut seharga Rp 4,2 juta dari tersangka curanmor.di warkop Jalan Kapasari, Surabaya. Sepeda motor ini kemudian dikirim melalui jalur laut ke NTT. "Saya menjualnya Rp 6 juta pak," katanya saat ditanya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan di akun media sosial (medsos).

Dalam video tersebut tersangka sempat berkelit jika ia tidak mengenal penadah di NTT. Setelah ditanya lagi, ternyata tersangka mengenal tiga orang penadah di NTT. Ia mengaku, mengangkut sepeda motor melalui kapal ke NTT.

Baca Juga: Ini Jumlah Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Penyebab Kebakaran Kapal Tunggu KNKT

Ia kemudian, diminta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan untuk mengambil sepeda motor tersebut. Meski begitu, tersangka sempat menolak dan memilih untuk menghubungi satu persatu temannya di sana.

Nanti, temannya yang akan mengirim kembali sepeda motor tersebut ke Surabaya. "Kamu saja, berangkat ambil motornya," tegasnya. 

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengungkapkan, antara pelaku curanmor dan S ini bertemu di depan gang Jalan Gembong Kinco, kemudian mereka melakukan transaksi pembelian sepeda motor Honda beat tersebut seharga Rp 4 juta.

Baca Juga: Soekarno Cup U-17 2026 Resmi Bergulir, 16 Tim dari Seluruh Indonesia Berebut Gelar di Jawa Timur

"Mereka bertemu didepan gang kemudian bertransaksi langsung karena mereka sudah beberapa kali bertemu," kata AKP Hadi Ismanto Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Senin (3/8).

Saat ditangkap S tak dapat mengelak dan berada di dalam kamar, kemudian tersangka S dibawa ke Polsek Genteng untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.(gun)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
warkop bening curanmor penadah NTT motor