RADAR SURABAYA – Pemerintah pusat mempercepat pelaksanaan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan rumah subsidi di Jawa Timur. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan, jumlah rumah yang diperbaiki tahun 2026 melonjak drastis hingga delapan kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan Maruarar saat menghadiri kegiatan di Surabaya. Menurutnya, percepatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak.
Baca Juga: Menteri LH Lirik Inovasi ITS untuk MBG, Teknologi Pengolah Limbah Makanan Jadi Sorotan
"Tahun 2025 rumah yang dibedah sebanyak 4.165 unit. Tahun 2026 menjadi 35.554 unit. Artinya naik 31.389 unit atau sekitar delapan kali lipat," ujar Maruarar saat meninjau langsung penerima manfaat KUR Perumahan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Surabaya (3/8/2026).
Ia menegaskan, lonjakan tersebut bukan sekadar peningkatan angka, melainkan bukti bahwa program perbaikan rumah rakyat menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Menko PMK, Mendikdasmen, dan Menteri PPPA Luncurkan Gernas RANA, Perangi Bullying dan Kekerasan di Sekolah
"Ini bukan naik seribu atau lima ribu unit, tetapi meningkat delapan kali lipat. Itu yang membedakan komitmen pemerintah sekarang," tegasnya.
Selain program bedah rumah, Maruarar juga mendorong percepatan penyaluran rumah subsidi di Jawa Timur. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar lebih proaktif sehingga realisasi pembangunan tidak tertinggal dari provinsi lain.
Baca Juga: Menteri AHY Usulkan Forum Strategis Dewan Pakar IKA Unair, Dorong Rekomendasi Kebijakan Berbasis Akademik
Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar, namun capaian penyaluran rumah subsidi masih belum sesuai harapan.
"Saya sudah mengingatkan kepala daerah agar lebih proaktif. Jawa Timur seharusnya bisa berada di papan atas, jangan sampai kalah dari provinsi lain yang jumlah penduduknya lebih sedikit," katanya.
Baca Juga: Surabaya Jadi Motor Program Perumahan Nasional, Menteri PKP Apresiasi Sinergi Gotong Royong
Meski demikian, Maruarar optimistis target tersebut masih bisa dicapai karena waktu pelaksanaan masih tersedia hingga akhir tahun. Ia juga meminta jajaran balai dan satuan kerja Kementerian PKP di Jawa Timur memperkuat kesiapan sumber daya manusia maupun sistem pendukung.
Di sisi lain, Maruarar mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan, dalam mempercepat akses pembiayaan rumah bagi masyarakat. Ia menyebut kebijakan kuota rumah subsidi tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.
Baca Juga: Menteri Pertanian Apresiasi Bulog Jatim, Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan
"Tahun ini kuota rumah subsidi mencapai 350 ribu unit. Sebelumnya sekitar 220 ribu unit. Ini adalah kebijakan Presiden Prabowo untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak," ujarnya.
Ia juga menyoroti kebijakan baru pemerintah yang menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap sektor perumahan.
Baca Juga: Menteri PPN Dukung Hilirisasi Riset di ITS Surabaya
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) memastikan akan mengawal pelaksanaan seluruh program Kementerian PKP di Jawa Timur, khususnya percepatan perbaikan RTLH dan penyaluran rumah subsidi.
Menurut BHS, pengawasan diperlukan agar target yang telah ditetapkan pemerintah benar-benar terealisasi dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Kami akan ikut mengawasi agar program perbaikan rumah dan rumah subsidi ini berjalan sesuai target yang ditetapkan Pak Menteri. Harapannya, seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa segera mendapatkan hunian yang layak," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian PKP serta dukungan sektor perbankan yang dinilai berhasil mempercepat realisasi kredit perumahan rakyat.
"Terima kasih kepada Pak Menteri PKP Maruarar Sirait atas komitmennya memperjuangkan kebutuhan perumahan masyarakat, serta kepada Presiden Prabowo Subianto yang terus memberikan perhatian besar terhadap sektor perumahan rakyat," pungkasnya. (dim/vga)
Sumber : radar surabaya