RADAR SURABAYA - Rumah lantai dua milik Joko Suwito warga Jalan Simo Gunung, Sukomanunggal, Surabaya, terbakar, Minggu (2/8) pukul 10.00. Akibat kebakaran tiga kamar rumah di lantai dua hangus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ketua RT 03 RW 05 Simomulyo, Sukomanunggal Sukri, 49, mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00. "Kejadian dari lantai dua terdengar bunyi letusan yang punya rumah tidur di kamar belakang. Bangun-bangun sudah terbakar," ujarnya ditemui Radar Surabaya di lokasi, Minggu (2/8).
Mengetahui api semakin membesar di lantai dua, penghuni rumah panik. Mereka keluar rumah meminta tolong dan menyelamatkan diri. Peristiwa kebakaran dilaporkan warga ke 112 dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Warga sempat memadamkan pakai 7 Apar namun tidak berhasil.
Baca Juga: Begini Kronologi Truk Boks Terguling di Tambak Mayor Surabaya
Petugas Damkar dan jajaran terkait tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api yang membakar rumah. Tak butuh waktu lama, api berhasil dipadamkan petugas. "Alhamdulillah gak ada korban jiwa. Yang terbakar lantai dua saja karena sudah tertangani dengan cepat oleh Damkar dan jajaran terkait," ungkapnya.
Ia menuturkan, untuk lantai dua yang terbakar ada tiga kamar. Di kamar tersebut terdapat pakaian dan barang-barang mudah terbakar. "Rumah dihuni dua KK. Ada sekitar tujuh orang," sebutnya.
Baca Juga: Renovasi Kolam Renang Kertajaya Molor, Prestasi Selam di PON XXII 2028 Terancam
Ditanya terkait dugaan penyebab kebakaran, Sukri menyebut keterangan pemilik rumah kebakaran diawali suara letusan di lantai dua. "Sementara yang punya rumah sih bersikukuh diawali suara letusan tadi. Nggak tahu dari alat atau listrik. Tapi kalau listrik harusnya mati, ini listriknya masih nyala. Makanya tadi teman-teman PLN langsung mematikan dua gardu langsung," tegasnya.
Dari pantauan Radar Surabaya sekitar pukul 11.30 lokasi sudah kondusif. Petugas PLN, BPBD, polisi masih berada di lokasi usai melakukan penanganan. Sementara penghuni rumah tampak syok dan menangis melihat rumah lantai dua hangus. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya