Ubaya Raih Penghargaan Radar Surabaya Award 2026 Sebagai Perguruan Tinggi Berkarakter dan Penjaga Pluralisme 

Andy Satria • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:14 WIB

APRESIASI: Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Dr. Ir. Benny Lianto (dua dari kanan) menerima penghargaan dari Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro sebagai Perguruan Tinggi Berkarakter dan Selalu Menjaga Pluralisme dalam ajang Radar Surabaya Awards 2026 yang digelar di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (30/7) malam. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
APRESIASI: Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Dr. Ir. Benny Lianto (dua dari kanan) menerima penghargaan dari Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro sebagai Perguruan Tinggi Berkarakter dan Selalu Menjaga Pluralisme dalam ajang Radar Surabaya Awards 2026 yang digelar di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (30/7) malam. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menorehkan prestasi. Kampus swasta yang berada di kawasan Surabaya Timur itu menerima penghargaan Perguruan Tinggi Berkarakter dan Selalu Menjaga Pluralisme dalam ajang Radar Surabaya Awards 2026 yang digelar di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (30/7) malam.

Baca Juga: Ubaya Bangun Ubaya Tower dan Gedung Baru FBE, Seluruh Layanan Kampus Bakal Terpusat

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi Ubaya dalam menjaga mutu pendidikan, membangun karakter mahasiswa, serta merawat nilai-nilai keberagaman di lingkungan kampus. Selama ini, Ubaya dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus mengedepankan kualitas akademik sekaligus menciptakan suasana kampus yang inklusif dan menghargai perbedaan.

MEMBANGGAKAN: Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto (kiri) bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (tengah) usai menerima penghargaan Radar Surabaya Award 2026 di Hotel Vasa Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
MEMBANGGAKAN: Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto (kiri) bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (tengah) usai menerima penghargaan Radar Surabaya Award 2026 di Hotel Vasa Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

 Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto,  mengungkapkan bahwa terdapat tiga kunci utama yang terus dipegang kampusnya untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan meningkatkan prestasi.

Baca Juga: Masuk 5 Persen Peneliti Terbaik Dunia, Dosen Ubaya Ciptakan Teknologi Membran untuk Lawan Emisi.

"Resep Ubaya hanya ada tiga. Pertama, selalu menjaga kualitas karena kualitas adalah nomor satu. Kedua, kami selalu menekankan aspek integritas dalam seluruh pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar visi kami, To be the First University in Heart and Mind, benar-benar terwujud dan selalu menjadi pilihan di hati serta pikiran masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Ubaya juga menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Menurut Benny, kampus tidak hanya berupaya melahirkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik tinggi, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.

Baca Juga: Kolaborasi UBAYA dan YAPPIKA Mewadahi Aspirasi Anak Muda di Ruang Digital

"Kami selalu menekankan pendidikan karakter. Jadi lulusan Ubaya tidak hanya pandai, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Hal itu yang membuat Ubaya terus dipercaya dan mampu berkembang hingga saat ini," katanya.

Benny menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan juga tercermin dari bertambahnya jumlah guru besar yang dimiliki Ubaya. Saat ini, jumlah profesor di lingkungan kampus tersebut hampir mencapai 40 orang.

Baca Juga: Ubaya Sapu Bersih Gelar Campus League 2026 Surabaya, Tim Putra-Putri Lolos ke Nasional

"Jumlah guru besar menjadi salah satu indikator kualitas perguruan tinggi. Saat ini jumlahnya hampir mencapai 40 orang. Ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan. Dengan semakin banyak guru besar, semakin banyak pula riset, inovasi, dan hasil hilirisasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Ubaya Gelar Kuliah Tamu di Surabaya, Tekankan Pemahaman Perlindungan Hukum Penumpang Penerbangan

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini juga dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, Ubaya terus melakukan transformasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Ia menilai, peran perguruan tinggi ke depan tidak lagi sebatas mentransfer pengetahuan kepada mahasiswa. Sebaliknya, kampus harus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan dan karakter yang menjadi bekal penting di masa depan.

"Knowledge sekarang sudah menjadi komoditas yang bisa diperoleh dari mana saja. Tantangan perguruan tinggi saat ini adalah bagaimana mentransfer nilai dan karakter kepada mahasiswa. Nilai itulah yang tidak mudah didapatkan di tempat lain dan menjadi pembeda lulusan Ubaya," tuturnya.

Melalui penghargaan ini, Ubaya semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mengutamakan kualitas, integritas, pendidikan karakter, serta menjaga pluralisme sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan global. (sam/vga) 

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya
rektor radar surabaya award ubaya pluralisme berkarakter