PPPK Petra Hadirkan Sekolah Baru di Royal Residence, Tonggak Menuju Satu Abad Pendidikan Berkualitas

Indra Wijayanto • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:47 WIB
LANGKAH BARU: Pengembangan Petra Christian School di Royal Residence sebagai langkah strategis memperluas layanan pendidikan berkualitas dan memperkuat perjalanan PPPK Petra menuju satu abad pengabdian.(Indra Wijayanto)
LANGKAH BARU: Pengembangan Petra Christian School di Royal Residence sebagai langkah strategis memperluas layanan pendidikan berkualitas dan memperkuat perjalanan PPPK Petra menuju satu abad pengabdian.(Indra Wijayanto)

RADAR SURABAYA – Memasuki usia ke-75 tahun, Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra menandai babak baru perjalanan institusi dengan menghadirkan Petra Christian School di kawasan Royal Residence, Surabaya Barat.

Kehadiran sekolah baru ini bukan sekadar perluasan layanan pendidikan, tetapi menjadi tonggak strategis yang diproyeksikan mengantarkan PPPK Petra menuju usia satu abad.

Sekolah yang melayani jenjang Nursery, Kindergarten, hingga Primary tersebut mengusung konsep "A National School with a Global Perspective", memadukan pendidikan nasional yang holistik dengan perspektif global melalui pembelajaran berbasis Bahasa Inggris, kurikulum Cambridge, pendekatan Montessori, activity-based learning, tenaga pengajar native English dan Mandarin, sekolah juga menyediakan program healthy snack and lunch.

Direktur Eksekutif PPPK Petra, Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A., mengatakan pembangunan sekolah baru ini merupakan hadiah istimewa dalam rangkaian perayaan 75 tahun PPPK Petra sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan institusi.

Baca Juga: Timeless Harmony Jadi Kado 75 Tahun PPPK Petra, PYO Raih Dua Rekor MURI dan Satukan Empat Generasi di Satu Panggung

"Di usia ke-75 ini, kami ingin menghadirkan sebuah sekolah baru. Ini bukan sekadar membangun gedung, melainkan sebuah tonggak sejarah (milestone) yang akan mengantarkan PPPK Petra melangkah dari usia 75 tahun menuju satu abad pengabdian.

Sekolah ini menjadi hadiah istimewa pada peringatan HUT ke-75 sekaligus kompas yang akan menuntun perjalanan PPPK Petra menuju usia 100 tahun," katanya dalam acara Introducing Petra Christian School at Royal Residence yang digelar di Janaloka Ballroom, Whiz Luxe Hotel – Spazio Tower, Sabtu (25/7).

Menurut Hengkie, pemilihan kawasan Royal Residence dilakukan setelah melalui berbagai kajian dan survei yang mendalam. Surabaya Barat dinilai memiliki pertumbuhan kawasan yang sangat pesat dengan kebutuhan pendidikan berkualitas yang terus meningkat, khususnya untuk jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD).

PENDIDIKAN GLOBAL: Country Head Cambridge University Press & Assessment Indonesia, Sonya Tobing,
memaparkan implementasi kurikulum Cambridge yang akan diterapkan di Petra Christian School Royal Residence.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)
PENDIDIKAN GLOBAL: Country Head Cambridge University Press & Assessment Indonesia, Sonya Tobing, memaparkan implementasi kurikulum Cambridge yang akan diterapkan di Petra Christian School Royal Residence.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)

 "Kami memilih Royal Residence karena yakin wilayah Surabaya Barat masih memiliki potensi yang sangat besar untuk kami kembangkan. Perkembangan kawasan ini juga sangat pesat, sehingga setelah melakukan berbagai survei, kami meyakini bahwa ini merupakan lokasi yang tepat," jelas Hengkie.

Sebagai bentuk keseriusan pengembangan tersebut, PPPK Petra telah mengakuisisi lahan seluas sekitar 2,5 hektare di dalam kawasan Royal Residence. Pembangunan sekolah dijadwalkan segera dimulai.

Lokasi sekolah baru ini juga dinilai sangat strategis karena hanya berjarak kurang lebih 900 meter dari Kampus Universitas Kristen Petra. Kedekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi sekaligus memperkuat sinergi antara layanan pendidikan yang diselenggarakan PPPK Petra dari jenjang usia dini hingga pendidikan menengah dengan Universitas Kristen Petra.

Baca Juga: PPPK Petra Mantapkan Implementasi VCE, Siapkan Siswa Menuju Jalur Global

Pengembangan Petra Christian School juga semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama Cambridge University Press & Assessment.

TONGGAK BARU: PPPK Petra menegaskan komitmennya membangun generasi unggul untuk masa depan.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)
TONGGAK BARU: PPPK Petra menegaskan komitmennya membangun generasi unggul untuk masa depan.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)

Country Head Cambridge University Press & Assessment Indonesia, Sonya Tobing, mengatakan seluruh sekolah PPPK Petra telah berstatus sebagai Cambridge Educational Partner. 

Melalui kemitraan ini, PPPK Petra tidak hanya mengadopsi materi pembelajaran Cambridge, tetapi juga menerapkan sistem asesmen yang terintegrasi dan menghadirkan berbagai program pengembangan profesional bagi para guru.

"Seluruh sekolah di PPPK Petra telah menjadi Cambridge Educational Partner. Penggunaan materi pembelajaran telah terintegrasi dengan sistem asesmen, sekaligus didukung program penguatan kompetensi guru. Ini merupakan pendekatan yang holistik dalam membangun kualitas pendidikan," ucapnya.

Untuk sekolah baru di Royal Residence, lanjut Sonya, PPPK Petra akan mengadopsi kurikulum Cambridge dengan standar internasional.

Pembelajaran Bahasa Inggris akan menggunakan pendekatan Cambridge First Language English, sementara mata pelajaran seperti Matematika dan Sains juga akan mengacu pada kurikulum Cambridge sesuai jenjang pendidikan yang diterapkan.

Melalui implementasi kurikulum tersebut, peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman belajar berstandar global tanpa meninggalkan karakter, nilai-nilai, dan pembentukan pribadi yang selama ini menjadi identitas PPPK Petra.

MENGENAL LEBIH DEKAT: Peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menggali lebih dalam konsep pembelajaran dan pengembangan Petra Christian School di Royal Residence.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)
MENGENAL LEBIH DEKAT: Peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menggali lebih dalam konsep pembelajaran dan pengembangan Petra Christian School di Royal Residence.(Indra Wijayanto/Radar Surabaya)

Sonya menambahkan, Cambridge merupakan bagian dari University of Cambridge yang memiliki pengalaman lebih dari 900 tahun di bidang pendidikan. Di Indonesia, Cambridge telah bermitra dengan lebih dari 1.000 sekolah, mulai dari sekolah nasional plus hingga sekolah internasional.

Pengalaman panjang serta jejaring global tersebut diyakini akan semakin memperkuat langkah PPPK Petra dalam membangun ekosistem pendidikan berkelas dunia.

Baca Juga: PPPK Petra Anugerahkan Penghargaan 11 Siswa Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi fondasi penting bagi pengembangan kampus baru di Royal Residence sebagai salah satu tonggak perjalanan PPPK Petra menuju usia 100 tahun, dengan komitmen menghadirkan pendidikan yang unggul, relevan, dan berdaya saing global," tambahnya.

Kepercayaan terhadap penerapan kurikulum Cambridge juga datang dari para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan Steinly Suwanto Putra, orang tua Szyrraphova Lie Steinly Putri, siswi KB-TK Kristen Petra 10 yang menjadi bagian dari angkatan pertama penerapan kurikulum Cambridge sejak jenjang Pre-K.

Steinly mengaku melihat perkembangan putrinya yang sangat signifikan selama mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan memecahkan masalah berkembang lebih pesat dibandingkan pendekatan pembelajaran yang pernah dialami anaknya yang lain.

"Kami melihat putri kami menjadi lebih terampil memecahkan masalah, lebih kreatif, dan mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang sebelum menentukan solusi. Perkembangan itu membuat kami semakin yakin dengan pendekatan pembelajaran yang diterapkan PPPK Petra," tutupnya (ind)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Petra Christian School surabaya PPPK Petra