RADAR SURABAYA - Aksi bentrok antara dept collector (DC) dengan petugas parkir di salah satu kafe Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (25/7) dini hari hampir kembali terulang. Ini setelah teman dua korban pembacokan petugas parkir tidak terima dan melakukan sweeping. Korban diketahui merupakan anggota perguruan silat.
Kapolrestabes Surabaya turun langsung di sekitar kantor DC di Jalan Teuku Umar, Surabaya. Ia langsung berkomunikasi dengan massa perguruan silat yang hendak melakukan serangan balik. Beruntung, massa berhasil diredam dan membubarkan diri.
"Sterilkan, minta warga kembali ke rumah. Siagakan anggota di lokasi, " kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan, dalam video yang diunggah di akun instagramnya.
Ia memastikan, akan mengusut kasus pembacokan terhadap dua korban dari petugas parkir dan satu dari pihak DC. Ia meminta pelaku pembacokan segera menyerahkan diri. "Kami minta secara sportif pada pelaku pembacokan untuk segera melapor ke kami," tegasnya.
Ia meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak tergantung emosi."Jangan mengambil langkah sendiri yang bisa memicu keributan lebih besar. Mari kita jaga kondusifitas Surabaya," tuturnya.
Baca Juga: Rambut Kering Belum Tentu Rusak Kenali Penyebabnya agar Perawatan Lebih Tepat
Kronologi Bentrok DC dengan Petugas Parkir Kafe Basuki Rahmat
Seperti diberitakan, bentrok terjadi antara DC (debt collector) dan valet atau petugas parkir terjadi di halaman parkir kafe kawasan Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya, Sabtu (25/7) dini hari. Akibat bentrokan dikabarkan tiga orang mengalami luka bacok. Dua orang dari pihak petugas parkir dan satu orang dari pihak DC (terkena sajam teman).
Berdasarkan informasi, bentrokan bermula saat pihak DC mendatangi parkiran kafe Jalan Basuki Rahmat Sabtu (25/7) dini hari. Pihak DC bermaksud akan menarik mobil milik salah satu pegawai kafe.
Baca Juga: 30 Tahun Kudatuli, Cahaya Lilin Satukan Pelaku Sejarah dan Gen Z Jaga Api Demokrasi
Namun pihak DC diduga saat itu belum bisa menunjukkan suratnya. Kemudian dibantu mediasi dengan petugas parkir dan sekuriti. Akan tetapi ujung-ujungnya pihak DC dan valet sama-sama tersinggung. Tak lama kemudian terjadi bentrok antara DC dan petugas parkir. Awalnya saling serang atau saling pukul menggunakan tangan. Namun, pihak DC diduga membawa sajam melakukan pembacokan.
Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian bentrokan di area parkir kafe Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (25/7) dini hari. "Yang terlibat ricuh valet sama DC. Jadi yang kena korban anak valet. Yang laporan dari pihak valet," ujarnya, Minggu (26/7).
Pihaknya menegaskan untuk pelaku pembacokan masih dalam proses penyelidikan. "Masih proses lidik," terangnya.(gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya