Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 28 Surabaya Raih Penghargaan, SPMB 2026-2027 Tembus Tiga Kelas

Indra Wijayanto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB
KEBERHASILAN: Kepala MIM Dupan Rohim, S.H.I., M.Pd., menerima penghargaan setelah berhasil meningkatkan jumlah peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.(IST/RADAR SURABAYA)
KEBERHASILAN: Kepala MIM Dupan Rohim, S.H.I., M.Pd., menerima penghargaan setelah berhasil meningkatkan jumlah peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA — Kepercayaan masyarakat terhadap Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya terus meningkat. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan madrasah tersebut memenuhi kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sebanyak tiga rombongan belajar (rombel) atau 68 peserta didik.

Capaian tersebut mengantarkan MIM Dupan menerima penghargaan dari Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya sebagai salah satu sekolah yang berhasil meningkatkan jumlah peserta didik baru.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris PDM Kota Surabaya Catur Anang Hutoyo dalam agenda Pengesahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK Muhammadiyah Kota Surabaya Tahun Ajaran 2026/2027 di Bandung, Jumat (17/7).

Baca Juga: MIM Dupan Luncurkan Buku Karya Guru tentang Strategi Pembelajaran Deep Learning

Bagi MIM Dupan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan memenuhi kuota penerimaan murid baru. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi cerminan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan, inovasi program, serta komitmen madrasah dalam mencetak generasi berprestasi dan berkarakter.

Kepala MIM Dupan Rohim, S.H.I., M.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen madrasah, mulai guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lakarsantri.

"Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga dengan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi setiap peserta didik," tuturnya.

Baca Juga: MIM Dupan Surabaya Semakin Dipercaya Raih Penghargaan Bergengsi dalam Inovasi Pendidikan.

Sebanyak 68 peserta didik baru tersebut dibagi ke dalam tiga kelas dengan jumlah 22 hingga 23 siswa per rombongan belajar. Menurut Rohim, komposisi tersebut ideal untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif karena interaksi antara guru dan peserta didik dapat berlangsung lebih intensif.

Tidak hanya fokus pada proses belajar di kelas, MIM Dupan juga terus mendorong lahirnya berbagai prestasi akademik maupun nonakademik. Prestasi siswa dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia terus menunjukkan hasil membanggakan di tingkat Kota Surabaya.

Pengembangan karakter dan potensi peserta didik juga diperkuat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti tahfiz Al-Qur'an, Hizbul Wathan, Tapak Suci, futsal, atletik, band cilik, qiraah, tari, hingga olimpiade sains.

Baca Juga: MIM Dupan Surabaya Gelar Pesantren Inovatif Jumasa, Tanamkan Karakter Keislaman dan Akhlak Mulia

Meski demikian, Rohim menegaskan bahwa meningkatnya jumlah peserta didik bukan alasan untuk berpuas diri. Seluruh civitas academica diharapkan terus berinovasi agar mutu pendidikan, pelayanan, dan tata kelola madrasah semakin berkualitas, profesional, akuntabel, serta transparan.

"Berkat kepercayaan masyarakat Lakarsantri dan sekitarnya, kuota SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 telah terpenuhi. Saat ini, kami sudah membuka jalur inden SPMB Tahun Ajaran 2027/2028. Kami mengundang para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MIM Dupan. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0823-3304-2703," pungkas Rohim. (ind/rak)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
mim dupan penerimaan siswa baru Penghargaan prestasi muhammadiyah