RADAR SURABAYA - Sebuah truk tangki yang disopiri Jaelani warga Bangil Pasuruan menabrak truk muatan pasir disopiri Sujari warga Dampit Malang di frontage road Jalan Ahmad Yani depan SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya, Senin (20/7) pukul 21.40. Akibat kecelakaan sopir truk tangki sempat terjepit di kabin. Korban mengalami luka di wajah dan hidung serta kaki.
Sopir truk muatan pasir Sujari mengatakan, awalnya truk berangkat dari Malang membawa muatan pasir untuk dikirim ke Sampang, Madura.
Sesampainya di TKP, ada pejalan kaki menyeberang di zebra cross depan SMA Kemala Bhayangkari. Sopir truk pasir mengurangi kecepatan dan sudah berhenti sambil menyalakan lampu tanda bahaya.
Baca Juga: Disertasi Pangi Ungkap Faktor Penentu Perilaku Split Ticket Voting Pemilih
"Kemungkinan truk tangki (melaju kencang,red). Posisi saya sudah berhenti karena ada orang yang menyeberang, lampu sein bahaya (sein kanan kiri) sudah nyala. Truk ditabrak dari belakang oleh truk tangki," ujarnya kepada Radar Surabaya, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, akibat tabrakan dari belakang truk sempat terdorong sekitar 10 meter kedepan. Sementara pengemudi truk tangki terjepit di kabin truk. Pengguna jalan, driver ojek online (ojol), dan petugas ambulan lalu mengevakuasi korban yang terjepit secara manual.
Baca Juga: Liverpool Datangkan Alejandro Rosalen, Sosok di Balik Sukses Napoli Juara Serie A
"Korban sopir truk tangki luka kakinya. Dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Alhamdulillah saya selamat," ungkapnya.
Sementara kernet truk pasir Heri, 43, menambahkan saat kejadian sopir truk tangki sendiri. Korban masih berusia muda. "Tadi sopir terjepit lemas. Sudah dievakuasi petugas menggunakan ambulans pukul 21.30 an," terangnya.
Baca Juga: Truk Kontainer Muatan Garam Terguling, Timpa Becak di TL Kapasan Surabaya
Selain menyebabkan kerusakan pada bagian depan truk tangki dan sopir luka, akibat kecelakaan mesin truk tangki sempat mengeluarkan asap tebal putih. "Tidak ada yang terbakar ya. Asap itu karena diesel runaway yang truk tangki," ungkap salah satu warga Riski. (rus/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya