RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan proyek pembangunan Jalan Raya Wiyung terus berlanjut. Setelah proses pengadaan konstruksi rampung, saat ini pembangunan memasuki tahapan lanjutan berupa pembebasan lahan sebagai persiapan pelebaran jalan sekaligus pembangunan saluran drainase di koridor utama penghubung Surabaya–Menganti, Kabupaten Gresik.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan tahapan pembebasan lahan menjadi bagian penting sebelum pekerjaan fisik dapat dilaksanakan secara menyeluruh.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Generasi Emas La Roja Resmikan Era Baru Sepak Bola Dunia
"Prosesnya sekarang masuk tahapan lanjutan, yaitu pembebasan lahan. Setelah itu baru pekerjaan fisik bisa berjalan maksimal sesuai perencanaan," kata Hidayat.
Ia menjelaskan, proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pelebaran badan jalan. Pemkot juga akan membangun sistem saluran drainase baru yang akan menopang infrastruktur jalan sehingga mampu mengantisipasi genangan sekaligus mendukung keberlanjutan kawasan.
"Di lokasi itu nantinya tidak hanya dilakukan pelebaran jalan, tetapi juga dibangun saluran sebagai penunjang infrastruktur. Jadi konsepnya memang menyeluruh agar fungsi jalannya optimal," ujarnya.
Menurut Hidayat, Jalan Raya Wiyung merupakan salah satu akses strategis yang menjadi pintu masuk Kota Surabaya dari arah Menganti, Gresik. Karena itu, pelebaran jalan dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Baca Juga: Penyebab TPA Benowo Surabaya Terbakar Hebat
"Koridor Wiyung-Menganti ini merupakan salah satu akses menuju Surabaya. Dengan pelebaran jalan nanti diharapkan arus kendaraan menjadi lebih lancar sehingga kemacetan yang selama ini terjadi bisa berkurang secara signifikan," jelasnya.
Selain meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, pembangunan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Akses transportasi yang semakin baik diyakini akan mempercepat distribusi barang dan jasa sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan barat Surabaya.
"Kami berharap ketika akses jalan sudah lebih lancar, mobilitas orang maupun distribusi barang menjadi lebih cepat. Dampaknya tentu akan meningkatkan aktivitas ekonomi dan pada akhirnya ikut mendongkrak pendapatan masyarakat di sekitar kawasan tersebut," terang Hidayat. (dim)
Editor : Lambertus Hurek