RADAR SURABAYA – Minat wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya terus meningkat.
Sepanjang Januari–Juni 2026, sebanyak 38.556 wisman tercatat menggunakan kereta api jarak jauh dari berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.
Jumlah tersebut naik 11,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 34.533 penumpang.
Peningkatan ini menunjukkan kereta api semakin diminati wisatawan asing sebagai moda transportasi sekaligus sarana menikmati keindahan destinasi wisata di Pulau Jawa.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, kereta api kini bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata.
"Wisatawan memilih kereta api karena dapat menikmati panorama yang beragam, mulai dari persawahan, pegunungan, kawasan perkotaan, hingga bangunan bersejarah.
Pengalaman inilah yang membuat perjalanan menjadi lebih bermakna," ujar Mahendro, Minggu (19/7).
Baca Juga: Sapuangin Speed 8 ITS Siap Bersaing di Formula SAE Japan 2026
Data KAI Daop 8 Surabaya mencatat, tiga stasiun dengan jumlah keberangkatan wisman terbanyak adalah Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 15.500 penumpang,
Stasiun Malang 9.855 penumpang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi 7.885 penumpang.
Ketiga stasiun tersebut menyumbang 86,2 persen dari total wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya.
Capaian itu sekaligus memperkuat posisi Daop 8 sebagai pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata unggulan, seperti Yogyakarta, Solo, Bandung, hingga Banyuwangi.
Menurut Mahendro, panorama khas di setiap lintas perjalanan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing.
Selain memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda, kereta api juga menjadi media promosi pariwisata yang efektif.
Peningkatan jumlah wisman juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stasiun maupun destinasi wisata ikut merasakan manfaat dari meningkatnya mobilitas wisatawan.
Mahendro menegaskan, peningkatan tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan terhadap layanan kereta api yang semakin aman, nyaman, dan andal.
"KAI terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar kereta api menjadi pilihan utama wisatawan.
Kami ingin setiap perjalanan meninggalkan kesan positif tentang keramahan masyarakat serta kekayaan alam dan budaya Indonesia," pungkasnya. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan