Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Calon Dokter Gigi Diajak Meratakan Pelayanan Kesehatan ke Seluruh Indonesia, Unair Soroti Ketimpangan Distribusi

Rahmat Sudrajat • Jumat, 17 Juli 2026 | 19:01 WIB
Pembukaan LKMMNAS PSMKGI 2026 di Auditorium Ternate ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B Universitas Airlangga.
Pembukaan LKMMNAS PSMKGI 2026 di Auditorium Ternate ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B Universitas Airlangga.

RADAR SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) mengajak calon dokter gigi untuk berperan aktif dalam pemerataan pelayanan kesehatan gigi di seluruh Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Nasional (LKMMNAS) Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI) 2026 yang digelar di Auditorium Ternate ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B Unair, Jumat (17/7).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair itu mempertemukan delegasi fakultas kedokteran gigi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung tema "Merajut Kebhinekaan Melalui Keberagaman", forum tersebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Kemenag Jatim dan DKI Jakarta Tukar Pengalaman Bangun Zona Integritas, Perkuat Komitmen Antikorupsi

Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menegaskan bahwa tantangan terbesar sektor kesehatan saat ini

bukan hanya mencetak tenaga medis berkualitas, tetapi juga memastikan distribusi dokter gigi merata hingga ke berbagai daerah.

Menurutnya, masih banyak tenaga kesehatan yang memilih berpraktik di kota-kota besar. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh layanan kesehatan gigi, baik layanan umum maupun spesialis.

"Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Jangan sampai tenaga kesehatan hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.

Kembalilah ke daerah masing-masing dan mengabdilah, karena masyarakat di berbagai daerah juga berhak memperoleh layanan kesehatan gigi yang berkualitas," ujarnya.

Selain menyoroti pemerataan layanan kesehatan, Prof. Madyan juga menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan bagi calon dokter gigi.

Menurutnya, lulusan kedokteran gigi harus memiliki kepedulian sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa calon dokter gigi tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik atau orientasi ekonomi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Sabtu 18 Juli 2026: Pagi Berpotensi Gerimis, Siang Terik hingga 32 Derajat Celsius

Mereka juga harus mengembangkan kompetensi sebagai seven-star doctor, yaitu penyedia layanan kesehatan,

pengambil keputusan, pemimpin masyarakat, komunikator, pengelola, peneliti, serta pribadi yang beriman dan bertakwa.

Melalui LKMMNAS PSMKGI 2026, Unair berharap lahir generasi dokter gigi yang mampu memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan nasional sekaligus menjadi agen perubahan yang profesional, inklusif, dan berdaya saing global.

Forum kepemimpinan nasional ini juga menjadi ajang memperluas jejaring antarmahasiswa kedokteran gigi dari berbagai daerah, sehingga kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi di Indonesia dapat terus berkembang. (rmt)

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
fakultas kedokteran gigi Unair dokter gigi