RADAR SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di panggung internasional.
Tim robot sepak bola otonom IRIS ITS sukses meraih juara ketiga RoboCup 2026 kategori Middle Size League (MSL) yang digelar di Songdo, Korea Selatan.
Kompetisi robotika bergengsi tersebut berlangsung selama tujuh hari dan berakhir pada Senin (6/7).
Ajang ini mempertemukan tim-tim robot sepak bola terbaik dari berbagai negara dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sistem otonom mutakhir.
Ketua Tim IRIS ITS, Dwi Ananda Akbar atau Nanda, menjelaskan bahwa kategori Middle Size League menguji kemampuan
robot beroda berukuran menengah untuk bermain sepak bola secara sepenuhnya tanpa kendali manusia.
Baca Juga: Perempat Final Piala Dunia 2026 Dikuasai Eropa, Mampukah Maroko Hentikan Kutukan Sejarah?
"Liga ini menguji kemampuan robot beroda berukuran menengah dalam bermain sepak bola secara otonom," ujar Nanda, Kamis (9/7).
Dalam perjalanan menuju podium, IRIS ITS harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari Belanda, Prancis, hingga Jepang.
Tim asal Surabaya itu menerapkan strategi pertahanan yang disiplin sekaligus memaksimalkan setiap peluang mencetak gol sepanjang pertandingan.
Menurut Nanda, strategi tersebut disusun berdasarkan evaluasi penampilan pada RoboCup tahun sebelumnya serta hasil pengamatan selama babak kualifikasi.
"Strategi ini disusun berdasarkan hasil pengamatan pada kompetisi tahun sebelumnya maupun babak kualifikasi," katanya.
Kesuksesan IRIS ITS tidak diraih secara instan. Tim melakukan persiapan selama berbulan-bulan melalui riset intensif, pengembangan perangkat lunak dan
perangkat keras, pengujian sistem, hingga penyempurnaan performa robot secara berkelanjutan.
Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras 24 mahasiswa yang tergabung dalam Tim IRIS ITS di bawah bimbingan tiga dosen.
Baca Juga: Sebelum Ada RS Simpang, Sudah Ada Klinik Kesehatan Sejak Abad Ke-18 di Surabaya
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu membawa nama ITS dan Indonesia ke panggung dunia," tutur Nanda.
Keberhasilan meraih juara ketiga RoboCup 2026 semakin menegaskan kapasitas ITS sebagai salah satu perguruan tinggi yang
unggul dalam pengembangan robotika, kecerdasan buatan, dan inovasi teknologi di tingkat internasional.
Prestasi ini juga memperkuat komitmen ITS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan riset dan teknologi yang berdaya saing global.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan