Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ditinjau Dirjen, Imigrasi Surabaya Luncurkan Prestige Immigration Services, Hadirkan Layanan Premium di BG Junction

Vega Dwi Arista • Jumat, 3 Juli 2026 | 17:50 WIB
INOVATIF: Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) saat meninjau layanan keimigrasian melalui Prestige Immigration Services (PIS) di BG Junction Surabaya hasil inovasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.  
INOVATIF: Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) saat meninjau layanan keimigrasian melalui Prestige Immigration Services (PIS) di BG Junction Surabaya hasil inovasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.  

RADAR SURABAYA – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menghadirkan inovasi layanan keimigrasian melalui Prestige Immigration Services (PIS) di BG Junction Surabaya.

Konsep baru ini menawarkan pelayanan keimigrasian yang lebih modern, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi Perkuat Kepatuhan Internal, Digitalisasi Layanan Jadi Senjata Cegah Penyalahgunaan Wewenang

PIS merupakan pengembangan atau rebranding dari Unit Layanan Paspor (ULP) BG Junction yang telah beroperasi sejak 2019. Melalui konsep baru tersebut, Imigrasi Surabaya memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan, baik bagi warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA).

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga: Imigrasi Surabaya Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Sosialisasi APOA “Kenali, Laporkan, Awasi”

"Ini sebenarnya rebranding, inovasi dari teman-teman Imigrasi Surabaya. Dari sisi nama dibuat lebih global karena tidak hanya melayani WNI, tetapi juga WNA," ujarnya saat meresmikan Prestige Immigration Services, Kamis (2/7).

Menurut Hendarsam, fasilitas yang tersedia di PIS telah melampaui standar pelayanan keimigrasian. Selain ruang pelayanan yang lebih nyaman, tersedia pula ruang laktasi, area bermain berbasis permainan digital untuk anak-anak, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga: Piala Dunia atau Pos Imigrasi Global? Ketika Geopolitik Mencuri Panggung Sepak Bola

"Biasanya hanya ada area bermain sederhana, di sini kami hadirkan fasilitas permainan digital. Ini merupakan inisiatif dari teman-teman di Imigrasi Surabaya agar masyarakat lebih nyaman saat menunggu layanan," katanya.

Menariknya, area pelayanan juga menjadi etalase berbagai produk hasil karya warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas). Produk-produk tersebut tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dipasarkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi.

"Ini bukan sekadar display, tetapi juga bisa diindustrialisasi karena produknya memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi," jelasnya.

Ke depan, Hendarsam menargetkan konsep layanan seperti Prestige Immigration Services diterapkan sebagai standar pelayanan keimigrasian di berbagai daerah.

Saat ini, di Jawa Timur telah tersedia tiga layanan Immigration Lounge, termasuk di Surabaya dan Gresik. Konsep serupa juga telah diterapkan di Jakarta.

Menurutnya, masyarakat kini memiliki pilihan layanan sesuai kebutuhan. Bagi yang menginginkan pelayanan reguler, dapat mengurus dokumen di kantor imigrasi. Sementara masyarakat yang membutuhkan layanan lebih cepat dapat memanfaatkan Prestige Immigration Services di BG Junction.

"Hari Sabtu dan Minggu juga buka. Jadi masyarakat yang bekerja pada hari kerja tetap bisa mengurus keimigrasian saat akhir pekan," ujarnya.

Selain membuka layanan di pusat perbelanjaan, Direktorat Jenderal Imigrasi juga mulai menghadirkan pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), yang telah diterapkan di Jakarta dan Surabaya.

"Kami ingin menghadirkan layanan di tempat-tempat yang mudah dijangkau masyarakat. Tidak hanya di kantor imigrasi, tetapi juga di mal hingga kawasan CFD. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan terbaik," pungkasnya. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#services #imigrasi #layanan #Dirjen