Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelaku Curanmor di Rumdin TNI AL Wonosari Surabaya Ngaku Belajar Buat Kunci T dari Youtube

Guntur Irianto • Rabu, 1 Juli 2026 | 20:53 WIB
TERTUNDUK: Tersangka curanmor IS saat beraksi di Rumdin TNI AL, Wonosari, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
TERTUNDUK: Tersangka curanmor IS saat beraksi di Rumdin TNI AL, Wonosari, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Penangkapan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di bawah umur yang beraksi di rumah dinas (Rumdin) TNI AL, Wonosari, Surabaya, menguak fakta baru. Tersangka IS, 17, warga Semampir, Surabaya, ini memanfaatkan Youtube untuk membuat kunci T yang digunakan untuk beraksi. Ia menggunakan kunci T ini beraksi enam kali di lokasi tersebut.

Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto mengatakan, tersangka ini membuat kunci T tersebut berbekal tutorial di Youtube. Ia merakit dan membuatnya sendiri kemudian menggunakannya untuk mencuri.

Baca Juga: Samuel Terdakwa Kasus Perusakan di Surabaya Divonis 3 Tahun Penjara

"Sasarannya Honda Beat semua. Ada delapan TKP, enam di rumdin ini semuanya menggunakan kunci T tersebut," ujarnya saat dihubungi, Radar Surabaya, Rabu (1/7).

Ia mengungkapkan, tersangka ini termasuk cerdik saat beraksi. Ia mengambil jalan belakang rumah dinas. Tersangka masuk di jalan masuk sekitar pintu air Jalan Bulak Banteng, Surabaya. Kemudian, ia mencari sasaran dengan berjalan kaki.

"Ia mengaku tidak takut walaupun di rumah dinas TNI karena dia sering main di sana waktu masih kecil. Ini juga yang membuatnya hafal lokasi tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Telkomsel Resmikan GraPARI Margorejo di Surabaya, Hadirkan Layanan Pelanggan yang Lebih Modern dan Nyaman

Pengakuan tersangka pada polisi, ia datang ke lokasi tersebut dengan menyewa ojek online (ojol). Sesampainya di pintu air ia jalan dan masuk pintu belakang. "Saat keluar ia melalui penjagaan. Ia keluar biasa katanya karena motor bisa nyala," tuturnya.(gun)

Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus curanmor ni sudah beraksi delapan kali, lebih mencengangkan, enam TKP dilakukan di Rumah Dinas (Rumdin) TNI AL, Wonosari, Surabaya. Aksi tersangka akhirnya ketahuan dan ditangkap Polsek Kenjeran.

Dari hasil penyidikan, tersangka diketahui sudah beraksi di lokasi tersebut enam kali. Sementara dua kali di lakukan di lokasi lain. "Enam kali di rumdin dia mencuri sepeda motor jenis Honda Beat. Dua lokasi lainnya di Kalimas dan minimarket wilayah Genteng dengan hasil motor yang sama," tuturnya.

Baca Juga: Pesan Kapolda Jatim di Hari Bhayangkara ke-80, Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Tersangka mengaku pada polisi, jika sepeda motor hasil curian dijual langsung ke penadah berinisial Ir di daerah Alang-Alang, Bangkalan, Madura. Ia menjual seharga Rp 2 - 2,5 juta, uang tersebut kemudian digunakan untuk foya-foya.

"Pengakuannya untuk judi online dan membeli sabu. Saat ini, kami masih melakukan pengembangan terkait keberadaan penadah motor curian," ungkapnya.(gun)

Editor : Guntur Irianto
#rumdin tni al #Pengakuan tersangka #polsek kenjeran #pelaku curanmor #wonosari