Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

5.004 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Masih di Madinah, 15 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi

Rahmat Sudrajat • Minggu, 28 Juni 2026 | 18:46 WIB
Jemaah haji yang sudah di Asrama Haji Debarkasi Surabaya saat ini sudah mencapai 38.325 orang. (Rahmat Sudrajat)
Jemaah haji yang sudah di Asrama Haji Debarkasi Surabaya saat ini sudah mencapai 38.325 orang. (Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA – Proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berlangsung lancar.

Hingga kedatangan kelompok terbang (kloter) 103, sebanyak 38.996 orang atau sekitar 88 persen jemaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air.

Sementara itu, 5.004 jemaah dan petugas lainnya masih berada di Madinah dan akan dipulangkan secara bertahap melalui kloter berikutnya.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengatakan proses kepulangan jemaah berjalan sesuai jadwal dan prosedur.

Debarkasi Surabaya melayani pemulangan jemaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh rangkaian pemulangan dijadwalkan berakhir pada 1 Juli 2026.

"Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berjalan dengan tertib dan lancar.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman, Pemprov Perkuat Koordinasi dengan Pertamina dan PLN

Hingga hari ke-28, hampir 89 persen jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air," ujar Anam, Minggu (28/6).

Data PPIH Debarkasi Surabaya menunjukkan, dari 103 kloter yang telah tiba di Indonesia, sebanyak 79 penerbangan mendarat tepat waktu,

13 penerbangan datang lebih cepat dari jadwal, sedangkan 11 penerbangan mengalami keterlambatan.

Selama proses pemulangan, juga terjadi sejumlah perubahan data jemaah. Tercatat mutasi keluar sebanyak 277 orang yang terdiri atas 58 jemaah wafat di Arab Saudi, 38 masih menjalani perawatan, satu pendamping bergabung dengan embarkasi lain, 10 jemaah menunda kepulangan,

sembilan pulang secara mandiri, 73 berpindah kloter, serta terdapat 88 kursi kosong dan 162 kursi operasional. 

Adapun mutasi masuk tercatat sebanyak 115 orang yang telah bergabung ke kloter masing-masing.

15 Jemaah Haji Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi

Hingga saat ini, 15 jemaah haji Debarkasi Surabaya belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Baca Juga: Banggar DPRD Jatim Minta Komisi Perkuat Pengawasan PAD

Mereka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya RS King Faisal, RS Hera, Saudi National Hospital, RS Samir Abbas, RS Jeddah, Saudi German Hospital, Madinah Cardiac Center,

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Al Mouwasat, dan RS Jiwar Hospital.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, mengatakan evaluasi layanan kesehatan dilakukan setiap tahun untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Menurutnya, perhatian utama diberikan kepada faktor risiko kesehatan, terutama pada jemaah lanjut usia.

Selain meningkatkan pelayanan selama di Tanah Suci, edukasi kesehatan sejak sebelum keberangkatan juga perlu diperkuat agar calon jemaah tetap memenuhi syarat istitaah.

"Yang perlu diperkuat lagi adalah edukasi dan pendampingan kesehatan di daerah asal agar jemaah benar-benar menjaga kondisi fisiknya sejak beberapa bulan sebelum keberangkatan," katanya.

Rosidi juga menegaskan bahwa penggunaan kursi roda oleh sebagian jemaah tidak berarti mereka tidak memenuhi syarat kesehatan.

"Mereka tetap memenuhi syarat istitaah, hanya membutuhkan alat bantu dan pendampingan.

Pemerintah telah menyiapkan layanan khusus sehingga proses ibadah hingga kepulangan dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.(rmt) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Haji 2026 #jemaah haji #arab saudi #debarkasi surabaya