RADAR SURABAYA - Salah satu korban pengeroyokan Ibrahim, 18, di Jalan Kendangsari, Surabaya, menyebut pelaku pengeroyokan diduga berusia 17 tahunan dan tidak mengenal sosok pelaku. Pelaku selain mengeroyok Ibrahim dan Ilham, juga merampas kaos beratribur silat yang dipakai korban Ilham.
"Nggak kenal sama sekali (pelaku). Usia mereka kayak 17 tahun ke atas. Mereka kabur ke arah Jemur (Jemur Andayani). Setau anak Surabaya," ucap Ibrahim, Minggu (28/6).
Dijelaskan Ibrahim, kelompok pelaku selain melakukan pengeroyokan juga mengambil paksa kaos dan mencabut kunci motornya. "Ilham yang pakai kaos silat. Cuma baju sama kontak (yang diambil)," ungkapnya.
Baca Juga: Ironis! Tak Terkalahkan, Iran Tetap Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Korea Selatan Bernasib Sama
Sementara untuk Ilham yang mengalami luka seperti tusukan kini sudah pulang dari rumah sakit. Korban masih menjalani pemulihan. "Infonya belum (tertangkap)," tegasnya.
Kronologi Pengeroyokan di Kendangsari Surabaya
Diberitakan sebelumnya, dua pemuda menjadi korban pengeroyokan oknum pesilat di kawasan Jalan Kendangsari Industri, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Senin (22/6) pukul 04.00.
Korban Ilham mengalami luka di punggung diduga akibat tusukan benda sajam. Sementara Ibrahim temannya mengalami luka memar di punggung dan bibir.
Baca Juga: Austria dan Aljazair Berbagi Enam Gol Dramatis, Sama-sama Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Salah satu korban Ibrahim mengatakan kejadian bermula saat mengendarai motor Supra X berboncengan dengan Ilham melintas di Jalan Kendangsari Industri Senin dini hari.
Korban baru saja pulang dari ngopi di kawasan Rungkut Surabaya. Sesampainya di Jalan Kendangsari tepatnya depan gapura Jalan Kutisari, korban bertemu rombongan pelaku konvoi.
"Saya mau belok ke Kutisari nggak bisa saya lurus. Sehabis lewat depan kantor PDIP saya langsung diserang," ujarnya, Rabu (24/6).
Baca Juga: Tabrak Mobil Parkir di Jalan Kenjeran Surabaya, Pengendara Motor Luka Parah
Rombongan pelaku dengan brutal menendang motor korban dan menarik baju Ilham. Korban lantas jatuh dari motor ke kiri. Ibrahim saat itu kena pukulan oleh beberapa pelaku. Ia bangkit dan kabur menyelamatkan diri. Sedangkan, Ilham menjadi sasaran pengeroyokan pelaku yang berjumlah belasan orang.
"Jumlah pelaku 15 orang, perkiraan 15 lebih. Naik motor banyak pokoknya, Ilham saya tanyain waktu lapor, mereka (pelaku) pakai baju pencak silat," bebernya.
Akibat pengeroyokan itu Ilham mengalami luka berlubang di punggung dua titik. Korban usai kejadian mendapatkan perawatan dan dirujuk ke Rumah Sakit Royal Surabaya.
"Nggak sampai kritis. Alhamdulillah sudah stabil tapi dibuat batuk atau ketawa masih sakit. Kalau saya luka di punggung memar, bibir memar, telinga nyeri, semua sakit nyeri sampai sekarang. Kalau luka bibir karena dipukul ruyung," tuturnya.
Menurut Ibrahim, pelaku ada yang membawa dua sajam, ruyung satu dan satu kayu panjang. Atas kejadian tersebut korban sudah melaporkan kasus pengeroyokan ke Polsek Tenggilis Mejoyo.
"Kami berharap pelaku dapat segera ditangkap, kami luka semua. Kami juga nggak mau mereka beraksi kena warga lain yang gak tahu apa-apa," harapnya.
Baca Juga: Jepang dan Maroko Siap Guncang Dominasi Brasil dan Belanda, Era Baru Piala Dunia 2026 di Depan Mata?
Kanitreskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Iptu Bagus Tri saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian tersebut. Anggota reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya. "Masih dicari pelakunya," ucap Bagus. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto