Sekelompok massa pemuda mengenakan penutup muka merusak pagar dan memukulkan ke aspal serta ke arah dalam gedung. Hingga berita ini ditulis, ketegangan masih terjadi di lokasi.
Kepolisian mulai mememinta massa untuk membubarkan diri. Dua water Canon sudah disiagakan di depan pintu gedung untuk menghalau massa.
Satu water canon langsung mendorong massa ke arah timur di depan Balai Pemuda, Surabaya.
Situasi Unjuk Rasa di Depan Gedung Grahadi Surabaya
Diberitakan sebelumnya, unjuk rasa yang dilakukan di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (26/6) masih terus berlangsung hingga pukul 18.05. Massa pengunjuk rasa menutup pintu masuk Grahadi dengan membakar sampah. Mereka berorasi dan melakukan teatrikal di lokasi hingga malam hari.
Massa ini menuntut pemberhentian sejumlah program pemerintah salah satunya makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai kurang efektif. Dalam orasinya salah satu massa pendemo meminta pemerintah memberhentikan program yang dinilai menyengsarakan rakyat."Sampai kapan rakyat menjadi sapi perah," ujar salah satu orator sambil berteriak.
Hingga berita ini ditulis, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, masih ditutup. Massa masih memblokade jalan dengan berorasi dan membakar sampah di tengah jalan.
Beberapa massa pendemo juga meminta pengendara yang melintas untuk membuktikan klakson motor sebagai sikap karena capek dengan keadaan negeri ini. "Bunyikan klakson pak kalau sudah capek. Klakson e pak.. klakson e..," ungkap salah satu massa pendemo.(gun)
Editor : Guntur Irianto