RADAR SURABAYA – Pemkot Surabaya resmi mengakhiri karcis parkir manual. Mulai akhir Juni 2026, seluruh transaksi parkir di Kota Pahlawan wajib menggunakan sistem digital melalui QRIS, kartu elektronik, maupun voucher parkir.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo menuturkan, penghentian peredaran karcis menjadi penanda dimulainya pengelolaan parkir yang sepenuhnya berbasis teknologi digital.
"Jadi, tidak ada lagi karcis parkir di lapangan. Seluruh sistem akan digantikan dengan digitalisasi parkir," tegasnya pada Kamis (25/6).
Baca Juga: Curi HP Korban Pengeroyokan di Lumumba Surabaya, Pria Asal Waru Ditangkap
Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari program digitalisasi parkir yang telah berjalan selama enam bulan terakhir. Setelah melalui masa transisi, Dishub memastikan tidak akan lagi mencetak serta mendistribusikan karcis parkir kepada para juru parkir (jukir).
"Ini hari terakhir. Kalau masih ditemukan ada karcis parkir, berarti itu stok lama. Mulai hari ini kami sudah tidak mengedarkan karcis parkir lagi," ujarnya.
Trio menegaskan, seluruh transaksi parkir ke depan akan dilakukan melalui instrumen pembayaran digital yang telah disiapkan Pemkot Surabaya. Selain mendukung transparansi pendapatan daerah, sistem ini juga diharapkan mampu meminimalisasi potensi kebocoran retribusi parkir.
Dalam skema baru tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS, kartu elektronik, maupun voucher parkir. Berbagai pilihan metode pembayaran itu disiapkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap dapat mengakses layanan parkir dengan mudah.
Baca Juga: Masuk 5 Persen Peneliti Terbaik Dunia, Dosen Ubaya Ciptakan Teknologi Membran untuk Lawan Emisi.
Untuk mendukung implementasi penuh sistem digital, Dishub Surabaya juga menggandeng jaringan toko modern sebagai titik distribusi voucher parkir. Saat ini sedikitnya 17 toko modern telah disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam memperoleh voucher tersebut.
"Voucher parkir nanti bisa didapatkan di toko-toko modern. Kami sudah menempatkan personel di 17 titik toko modern sehingga masyarakat dapat memperoleh voucher parkir dengan mudah," jelasnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek