Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Siapkan Rumah Pompa Senilai Rp 60 Miliar dan Saluran Shortcut, Banjir Surabaya Timur Jadi Prioritas Penanganan

Dimas Mahendra • Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB
NGEBUT: Pemkot Surabaya akan membangun rumah pompa beserta salurannya di wilayah Surabaya Timur. (ILUSTRASI/RADAR SURABAYA)
NGEBUT: Pemkot Surabaya akan membangun rumah pompa beserta salurannya di wilayah Surabaya Timur. (ILUSTRASI/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengebut penanganan banjir di kawasan Surabaya Timur yang selama ini menjadi salah satu wilayah langganan genangan saat hujan deras. Tahun ini, fokus penanganan diarahkan pada pelebaran saluran di kawasan Medokan Semampir serta pembangunan rumah pompa baru di sekitar Gereja Bethany.

Kepala Bidang Jembatan dan Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, persoalan banjir di Surabaya Timur membutuhkan penanganan yang lebih serius karena kapasitas sistem drainase yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.

"Tahun ini kami akan melakukan pelebaran saluran di Medokan Semampir sekaligus membangun rumah pompa baru di kawasan Gereja Bethany," kata Adi.

Baca Juga: Apel Merah dan Apel Hijau Sama-sama Sehat, Ini Perbedaan Kandungan Nutrisinya

Menurut dia, pembangunan rumah pompa tersebut sudah memasuki tahap pelaksanaan. Bahkan, kesepakatan lahan telah rampung dan kontrak pekerjaan dengan pelaksana proyek juga sudah ditandatangani.

"Kesepakatan soal lahannya sudah selesai dan kontrak pengerjaannya juga sudah kami tanda tangani. Bulan ini mulai dieksekusi," ujarnya.

Adi menjelaskan, rumah pompa baru itu dibangun untuk mengurangi beban Rumah Pompa Medokan Semampir yang selama ini dinilai sudah bekerja melebihi kapasitas atau over capacity. Untuk mendukung kinerjanya, Pemkot juga akan membangun saluran shortcut yang langsung terhubung menuju rumah pompa baru tersebut.

Baca Juga: Deadline Mepet Justru Bikin Semangat, Fenomena yang Banyak Dialami Gen Z

"Nanti kami buatkan saluran shortcut langsung ke rumah pompa baru ini, karena rumah pompa Medokan Semampir yang sekarang sudah over," jelasnya.

Pembangunan rumah pompa dan jaringan saluran baru itu menelan anggaran lebih dari Rp 60 miliar. Pekerjaan saluran dan rumah pompa akan dilakukan secara bersamaan agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

"Nilai kontraknya sekitar Rp 60 miliar lebih. Pengerjaan rumah pompa dan saluran dilakukan bersamaan. Harapan kami, ini bisa mengatasi permasalahan genangan di kawasan Surabaya Timur, khususnya Medokan Semampir dan sekitarnya," tegas Adi.

Baca Juga: Pesta Miras Sebelum Konvoi, Pelaku Pembacokan di Jalan Sumatera Surabaya Dua Kali Bacok Korban

Pemkot Surabaya berharap pembangunan infrastruktur pengendali banjir tersebut dapat memperkuat sistem drainase di kawasan timur sekaligus meminimalisasi genangan yang selama ini kerap muncul saat curah hujan tinggi dan kondisi pasang air laut terjadi secara bersamaan. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#banjir medokan semampir #nginden intan #solusi #pemkot surabaya #rumah pompa