Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelaku Pembacokan Bonek Sepanjang di Jalan Sumatera Surabaya Ditangkap

M. Mahrus • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:17 WIB
DISITA: Polisi menyita barang bukti dari pelaku pembacokan terhadap suporter bonek sepanjang di Jalan Sumatera, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
DISITA: Polisi menyita barang bukti dari pelaku pembacokan terhadap suporter bonek sepanjang di Jalan Sumatera, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pelaku pembacokan terhadap bonek asal Sepanjang, Sidoarjo, Gionaldo Abraham Dandel alias Aldo, di Jalan Sumatera, Surabaya, ditangkap. Pelaku berinisial MN, 22, warga Jalan Kedung Sroko VII, Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya. 

"Sudah (ditangkap). Tersangka inisial MN. Masih diperiksa," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto, Minggu (21/6).

Edy menjelaskan, tersangka MN ditangkap Tim Opsnal Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di Desa Pasarenan Kedungdung Sampang Madura Sabtu 20 Juni 2026 pukul 08.00.

Baca Juga: Radar Surabaya Award 2026 Apresiasi Institusi dengan Pelayanan Publik Berkualitas

Penangkapan tersangka diawali dengan serangkaian penyelidikan dan keterangan saksi serta pengumpulan alat bukti. Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti.

"Barang bukti disita helm milik tersangka, pakaian yang dikenakan (saat kejadian), sebuah senjata tajam jenis celurit, video rekaman pelaku membawa sajam dan visum et repertum," sebutnya.

Hingga kini penyidik masih terus mendalami terkait motif tersangka melakukan pembacokan terhadap korban.

Baca Juga: Defisit Anggaran Rp 274 Miliar, THR dan Gaji Ke-13 Guru ASN di Jawa Timur Belum Dibayar

Kronologi Pembacokan Bonek Sepanjang di Jalan Sumatera Surabaya 

Diberitakan sebelumnya, seorang suporter bola meninggal dunia diduga menjadi korban pembacokan di kawasan Jalan Sumatera, Pacar Keling, Tambaksari Surabaya Kamis (18/6) dini hari.

Korban GA alias Aldo, 16, warga asal Karangpilang tinggal Desa Turisari, Taman Sidoarjo. Kakak korban Ellen mengatakan semula mendapatkan kabar adiknya masuk rumah sakit dari pihak keluarga pukul 03.00. 

"Jam 3 dikabari keluarga kalau adik saya sudah di rumah sakit Ubaya. Setelah itu setengah jam penanganan gitu ternyata sudah meninggal dunia. Katanya kena celurit (dibacok)," ujar Ellen ditemui Radar Surabaya di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kamis (18/6).

Baca Juga: Ruko Grandia Boulevard Ludes Sepekan, CitraLand Northwest Kembali Buka 13 Unit Baru.

Ellen mengatakan, dirinya setelah mendapatkan kabar langsung pulang dari Bali ke Surabaya. Menurut keterangan adik nomor tiga, korban GA alias Aldo diduga terkena celurit atau diduga dibacok di kawasan Tambaksari Surabaya.

"Di bagian tangan sama apa saya kurang tahu (lukanya) ini masih nunggu diotopsi. Di mana nya aku gak tahu, mungkin TKP di sekitar situ (Tambaksari)," sebutnya.

Perempuan 30 tahun ini menuturkan, pada Rabu malam (17/6) Aldo keluar bersama adiknya nomor tiga mengendarai motor. Namun, entah berbeda kelompok atau gimana saat ikut konvoi kurang tahu. 

Baca Juga: 14 Anggota TNI dan Polri Terjaring Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam di Surabaya, Temukan Anak di Bawah Umur

"Ini baru pertama kali (ikut) konvoi. Makanya aku kaget. Korban anak kelima dari enam saudara. Adik saya yang nomor tiga masih laporan di Polsek Tambaksari," jelasnya. 

Pihaknya berharap polisi segera menangkap pelaku dan tidak ada kejadian serupa. "Semoga cepat ditangkap pelaku, walau ditangkap dia gak bisa kembaliin adiku lagi seenggaknya dia ngerti kehilangan. Jangan ada kayak gini lagi jangan sampai menimpa orang lain," terangnya.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto saat dikofirmasi membenarkan ada kejadian tersebut. "Benar. Sekarang sedang kami lakukan upaya penyelidikan untuk ungkap pelakunya," ucapnya. (rus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#identitas #penangkapan #pelaku pembacokan #polrestabes surabaya #kronologi