RADAR SURABAYA - Warga Kota Surabaya diperkirakan menikmati cuaca cerah sepanjang Jumat, 19 Juni 2026. Sejak dini hari hingga malam, langit Kota Pahlawan didominasi kondisi cerah dengan sinar matahari yang cukup terik pada siang hari. Peluang hujan juga sangat kecil, nyaris nol persen sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu udara pada dini hari berada di kisaran 25–26 derajat Celsius. Udara terasa cukup nyaman, meski kelembapan relatif tinggi mencapai 92–93 persen pada pukul 03.00 hingga 05.00 WIB.
Memasuki pagi hari, matahari bersinar terang. Suhu udara perlahan naik dari 26 derajat Celsius pada pukul 07.00 WIB menjadi 30 derajat Celsius pada pukul 09.00 WIB. Kondisi cerah diperkirakan bertahan tanpa gangguan awan tebal maupun hujan.
Puncak panas diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari. Suhu maksimum mencapai 32 derajat Celsius pada pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Namun suhu yang dirasakan tubuh bisa lebih tinggi, yakni mencapai 37 derajat Celsius akibat paparan sinar matahari langsung dan tingkat kelembapan udara yang masih cukup tinggi.
Menjelang sore, suhu mulai berangsur turun ke kisaran 29–31 derajat Celsius. Cuaca tetap cerah hingga malam hari, dengan suhu malam berkisar 26–28 derajat Celsius.
Baca Juga: Prediksi Meksiko vs Korea Selatan: Perebutan Puncak Grup A Piala Dunia 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, pola cuaca cerah yang dominan ini dipengaruhi musim kemarau yang sedang berlangsung di Jawa Timur. Pada periode ini, langit Surabaya umumnya terlihat bersih dengan hanya sedikit awan tipis.
Selain itu, pengaruh Monsun Australia juga mulai terasa. Angin kering dari Australia membawa massa udara yang lebih dingin dan minim uap air. Kondisi inilah yang membuat suhu udara, terutama pada malam hingga dini hari, terasa lebih dingin dibanding biasanya.
Di masyarakat Jawa, kondisi seperti ini kerap dikenal dengan istilah musim bediding. Meski siang hari tetap panas menyengat, udara malam dan pagi hari bisa terasa lebih sejuk bahkan cenderung dingin.
Perubahan suhu yang cukup kontras antara siang dan malam ini perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, terutama dengan menjaga pola makan, cukup minum air putih, serta memastikan waktu istirahat yang cukup.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung untuk mengurangi paparan panas berlebih. Sementara pada malam dan dini hari, menjaga tubuh tetap hangat juga penting agar tidak mudah terserang gangguan kesehatan.
Cuaca cerah yang stabil ini sekaligus menjadi kabar baik bagi warga Surabaya yang memiliki aktivitas luar ruang, karena potensi gangguan cuaca terbilang sangat minim sepanjang hari.
Editor : Lambertus Hurek