RADAR SURABAYA -- Seorang suporter bola meninggal dunia setelah dibacok di Jalan Sumatera, Surabaya, Kamis (18/6) dini hari. Korban bersama kawan-kawannya sedang konvoi untuk memeriahkan HUT ke-99 Persebaya Surabaya.
Korban berinisial GA alias Aldo, 16, warga Karangpilang, tinggal di Desa Turisari, Taman, Sidoarjo. Ellen, kakak korban, mengatakan bahwa semula mendapatkan kabar adiknya masuk rumah sakit dari pihak keluarga pukul 03.00.
Baca Juga: Dinsos Jatim Verifikasi Ulang 52 Ribu Pengajuan Reaktivasi PBI JKN
"Jam tiga dikabari keluarga kalau adik saya sudah di Rumah Sakit Ubaya. Setelah itu, setengah jam penanganan ternyata sudah meninggal dunia. Katanya kena celurit (dibacok)," ujar Ellen saat ditemui Radar Surabaya di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Kamis (18/6).
Setelah mendapatkan kabar itu, Ellen langsung pulang dari Bali ke Surabaya. Menurut keterangan adik nomor tiga, korban GA alias Aldo yang berstatus siswa kelas 11 SMA diduga terkena celurit alias dibacok di kawasan Jalan Sumatera, Surabaya.
"Di bagian tangan sama apa saya kurang tahu (lukanya) ini masih nunggu diotopsi. Di mananya aku gak tahu. Mungkin TKP di sekitar situ (Jalan Sumatera)," sebutnya.
Perempuan 30 tahun ini menuturkan, pada Rabu malam (17/6) Aldo keluar bersama adiknya nomor tiga mengendarai motor. Namun, entah berbeda kelompok atau gimana saat ikut konvoi kurang tahu.
Baca Juga: Tarif Bus AKDP di Jatim, Organda Sebut Harga Spare Part dan Oli Sudah Naik
"Ini baru pertama kali (ikut) konvoi. Makanya, aku kaget. Korban anak kelima dari enam saudara. Adik saya yang nomor tiga masih laporan di Polsek Tambaksari," jelasnya.
Pihak keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku dan tidak ada kejadian serupa kembali. "Semoga cepat ditangkap pelakunya. Walaupun ditangkap, dia gak bisa kembaliin adiku lagi. Seenggaknya dia ngerti kehilangan. Jangan ada kayak gini lagi. Jangan sampai menimpa orang lain," terangnya.
Sementara itu, satu korban luka berinisial BO sedang menjalani perawatan medis di RSI Jemursari Surabaya. BO mengalami luka parah pada bagian punggung sisi kiri akibat sabetan senjata tajam jenis celurit.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto saat dikofirmasi membenarkan ada kejadian tersebut. "Sekarang sedang kami lakukan upaya penyelidikan untuk ungkap pelakunya," ucapnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek