Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Buka Kesempatan Jagal Baru Bergabung di RPH Tambak Osowilangun

Dimas Mahendra • Kamis, 18 Juni 2026 | 13:18 WIB
KESEMPATAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan pengoperasian RPH Tambak Osowilangun membuat Pemkot Surabaya membuka lowongan untuk jagal baru.(IST/RADAR SURABAYA)
KESEMPATAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan pengoperasian RPH Tambak Osowilangun membuat Pemkot Surabaya membuka lowongan untuk jagal baru.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Beroperasinya Rumah Potong Hewan (RPH) Tambak Osowilangun sejak awal Juni 2026 membuka peluang kerja baru bagi para jagal di Kota Pahlawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama PT RPH Surabaya Perseroda resmi membuka kerja sama dengan tenaga jagal baru guna memastikan kebutuhan daging masyarakat tetap terpenuhi setelah relokasi operasional dari RPH Pegirian.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, perpindahan operasional RPH dari Pegirian ke Tambak Osowilangun membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai. Sebab, tidak seluruh jagal yang sebelumnya beraktivitas di RPH Pegirian memilih pindah ke lokasi baru.

"Alhamdulillah matur nuwun kepada seluruh jagal yang selama ini berkolaborasi dengan RPH di Pegirian. Hari ini RPH sudah berpindah ke Tambak Osowilangun, sehingga kita berharap kolaborasi itu terus berjalan," kata Eri Cahyadi, Kamis (18/6).

Baca Juga: Konvoi Oknum Pesilat Rusak Mobil dan Bakar Motor di Jalan Prapen Surabaya

Menurut Eri, apabila jumlah jagal yang berpindah ke RPH Tambak Osowilangun tidak mencukupi kebutuhan operasional, maka Pemkot Surabaya membuka kesempatan bagi tenaga jagal baru untuk bergabung.

"Kalau ternyata jumlah jagal di Tambak Osowilangun masih kurang karena ada yang tidak berpindah dari Pegirian, maka kami membuka kerja sama bagi tukang jagal baru untuk mengisi kebutuhan di sana," ujarnya.

Ia menegaskan, penambahan tenaga jagal diperlukan agar kapasitas pemotongan hewan tetap optimal dan pasokan daging bagi masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga: Pernah Jadi Objek Sengketa Hak Cipta, Lagu "Happy Birthday to You" Kini Bebas Digunakan

"Yang terpenting adalah kebutuhan daging masyarakat Surabaya tetap terpenuhi dengan baik melalui pelayanan RPH," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda Fajar A. Isnugroho memastikan perpindahan lokasi pemotongan dari Pegirian ke Tambak Osowilangun tidak berdampak terhadap distribusi maupun ketersediaan daging di pasaran.

Menurutnya, Pasar Daging Arimbi di Jalan Arimbi, Pegirian, tetap berfungsi sebagai sentra perdagangan daging terbesar di Surabaya. Seluruh hasil pemotongan dari RPH Tambak Osowilangun akan tetap disalurkan ke pasar tersebut maupun ke pasar-pasar tradisional lainnya.

Baca Juga: Ghana Tekuk Panama 1-0 di Piala Dunia 2026, Caleb Yirenkyi Jadi Pahlawan pada Menit Akhir

"Pasar Daging Arimbi tidak pindah. Yang berpindah hanya lokasi pemotongannya. Semua hasil pemotongan di Tambak Osowilangun tetap bisa disuplai ke Pasar Daging Arimbi dan pasar tradisional lainnya dengan baik," kata Fajar.

Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami perubahan pasca-relokasi. Distribusi daging hingga saat ini berjalan lancar dan stok dalam kondisi aman.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan daging di Surabaya cukup dan pelayanan kami tidak berkurang dengan adanya perpindahan ke Tambak Osowilangun," pungkasnya. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#jagal #RPH Tambak Osowilangun #lowongan #pemkot surabaya #Wali Kota Eri