Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Konvoi Oknum Pesilat Rusak Mobil dan Bakar Motor di Jalan Prapen Surabaya

M. Mahrus • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:58 WIB
MERUGIKAN: Konvoi oknum pesilat merusak mobil dan membakar motor di Jalan Prapen, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
MERUGIKAN: Konvoi oknum pesilat merusak mobil dan membakar motor di Jalan Prapen, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Mobil milik UF warga Prapen, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, dirusak kelompok oknum pesilat yang konvoi di Jalan Raya Prapen, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Rabu (17/6) dini hari.

Akibatnya kaca mobil belakang rusak dan samping kiri penyok. Sementara satu unit motor Yamaha Mio GT milik Lukman keamanan kampung dibakar massa oknum pesilat di Jalan Prapen. 

Pemilik mobil UF mengatakan awalnya sedang istirahat di dalam rumah. Tak lama kemudian mendengar suara orang berlari-larian seperti mengejar orang masuk gang kampungnya pukul 01.30.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Kamis 18 Juni 2026: Cerah Sepanjang Siang, Waspadai Rob di Pesisir

Suara itu kemudian disusul suara letupan-letupan kecil dan lemparan. Perempuan 38 tahun ini tak berani langsung keluar. Dia bergegas mendampingi anaknya yang tidur di kamar depan dekat kaca.

"Sampai jam 2 terus ada suara orang mukul pyar. Terus ada yang bilang anaknya ibu, mbak mobilmu kacanya ada yang mecahin," ungkapnya kepada Radar Surabaya, Kamis (18/6).

UF pun lalu membangunkan suaminya. Dirinya tidak langsung berani keluar. Sebab di gang depan rumahnya masih banyak oknum pesilat yang diduga mengejar dan hendak menyerang pemuda setempat. Para pemuda masuk ke rumah. Oknum pesilat itu melampiaskan dengan merusak kaca mobil, rombong dagangan, pos keamanan dan melempari rumah warga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Kamis 18 Juni 2026: Cerah Sepanjang Siang, Waspadai Rob di Pesisir

Warga yang geram kemudian sempat meneriaki maling. Mereka lalu kabur keluar gang. "Yang jadi sasaran mobilku dikepruk pakai paving. Yang belakang pecah kiri sama sebelah, penyok atas kiri," terangnya.

Tak hanya merusak mobil. Oknum pesilat juga membakar satu unit motor Yamaha Mio GT milik Lukman penjaga keamanan kampung. Motor milik Lukman awalnya diparkir di depan muka gang kampung.

"Motornya bapak yang di sana sudah dibakar terus diambil lagi. Orangnya mau dimassa juga. Sempat bilang iki sepeda motorku aku gak melok-melok (ini motor saya, saya tidak ikut-ikut)," sebutnya. 

Baca Juga: Ribuan Suporter Bonek Konvoi di Jalanan Kota Surabaya, Rayakan Annyversary Persebaya ke-99

Meski sudah berteriak tidak ikut-ikut, motor Lukman tetap dibakar. Pos keamanan dan portal juga dirusak massa oknum pesilat.

"Anak sini nggak ada korban. Infonya awalnya itu anak-anak (pesilat) konvoi. Di depan kan ada pemuda sini nobar di warkop. Entah kenapa katanya terprovokasi tiba-tiba masuk nyerang. Yang diserang gak tau urusannya," bebernya.

Massa oknum pesilat meninggalkan lokasi setelah polisi datang ke lokasi. Sementara terkait kasus perusakan mobil, UF sudah melaporkan kasus ke Polsek Tenggilis Mejoyo Surabaya. Pihak kepolisian Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo sudah meminta keterangan saksi dan melakukan olah TKP. 

Baca Juga: 30 Lembar Bukti Ungkap Dana Rp 21,4 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan Nany Widjaja

"Kemarin sudah ke sini Kanitnya dan anggota. Olah TKP, cek CCTV dan masih proses pengumpulan bukti-bukti," tutupnya. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#prapen surabaya #korban #konvoi #kejadian #perguruan silat